BERITABUANA.CO, DEPOK – Selama bulan Ramadan 1447 Hijriah, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kota Depok mencatat capaian penghimpunan dana sebesar Rp1.790.406.470.
Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dihimpun melalui berbagai kanal layanan, serta gerakan sosial di Kota Depok.
Ketua LAZISNU Kota Depok Muhtar Said menegaskan, capaian ini merupakan bukti kuatnya solidaritas dan kepedulian warga Nahdlatul Ulama (NU) di Depok.
“Keberhasilan tersebut, tidak lepas dari peran jaringan pengelola zakat di tingkat akar rumput,” jelas Gus Said dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).
Ia mengutarakan saat ini, penghimpunan dana didukung 53 jaringan Jaringan Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (JPZISNU) dan Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU), yang tersebar di 11 kecamatan.
“Alhamdulillah, pencapaian ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan kekompakan warga NU Depok. Ini adalah bukti semangat dari umat untuk umat, benar-benar hidup dan berjalan,” ujarnya.
Gus Said menekankan, akan pentingnya tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel. Ia memastikan seluruh dana yang dihimpun, tercatat dengan baik serta dikelola secara tertib.
“Seluruh penghimpunan dana tercatat dengan baik, begitu juga dengan proses penyalurannya. Ini bagian dari komitmen kami, untuk menjaga amanah dan memastikan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Kami juga ikut serta, membangun dan memajukan Kota Depok yang kita cintai,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan, kepercayaan masyarakat khususnya dalam penyaluran zakat mal melalui LAZISNU Depok, terus meningkat secara signifikan.
“Kepercayaan masyarakat Depok, untuk menyalurkan zakat mal melalui LAZISNU terus meningkat. Ini menjadi bukti, LAZISNU Depok bekerja secara profesional, amanah dan transparan dalam mengelola dana umat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gus Said mengatakan dana yang berhasil dihimpun telah disalurkan melalui berbagai program Ramadan, diantaranya santunan dhuafa, bantuan guru ngaji, penyaluran fidyah, pembagian paket sembako, hingga dukungan kepada pekerja informal seperti tukang gali kubur.
“Kami ingin, berbagi kebahagiaan dengan sesama. Selain itu, sebagian dana juga dialokasikan untuk sektor pendidikan dan penguatan kelembagaan keumatan,” terangnya.
Dalam bidang pendidikan, LAZISNU Depok menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan para pendidik keagamaan.
Selain memberikan dukungan kepada guru PAUD yang dikelola Muslimat NU, LAZISNU Depok turut menyalurkan bi’syaroh kepada 250 guru ngaji di Kota Depok.
“Alhamdulillah, di Ramadan tahun ini kami kembali menyalurkan bi’syaroh bagi guru ngaji. Ini merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya, semoga semakin membawa berkah,” pungkasnya. (Rki)







