SPBU Shell Kini Kembali Jual Solar, Harganya Melonjak jadi Rp30.890 Per Liter

by

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Konsumen PT Shell Indonesia boleh kembali bergembira. Kini SPBU bagian dari raksasa energi  global Shell PLC itu, kembali menyediakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar seharga Rp30.890 per liter. SPBU ini sempat mengalami kelangkaan sejak awal tahun 2026.

Dalam laman Instagram resminya @shell_indonesia, seperti dikutip Senin (11/5/2026), manajemen Shell Indonesia menulis: Terima kasih sudah setia menanti. Shell V-Power Diesel mulai tersedia kembali secara bertahap di SPBU Shell.”

Satu hal, harga solar di SPBU Shell juga mengalami lonjakan sebagaimana stasiun pengisian bahan bakar umum lainnya, terkait dengan harga minyak dunia yang meroket akibat perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Catat ya, harga solar di SPBU Shell yang semula Rp14.620 per liter pada 1 Maret 2026, melonjak menjadi Rp30.890 per liter.

Shell Indonesia juga mengumumkan bahwa Shell V-Power Diesel tersedia di sejumlah wilayah Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung.

Untuk BBM jenis Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ masih tidak tersedia sejak awal tahun 2026.

Tak hanya Shell yang mengalami perubahan harga BBM. PT Pertamina (Persero) mengumumkan pembaruan harga bahan bakar minyak untuk beberapa wilayah tertentu. Berlaku mulai 4 Mei, jenis BBM nonsubsidi, solar dan Pertamax Turbo mengalami lonjakan harga, sedangkan Pertamax tetap.

Laman resmi Pertamina yang dikutip, Senin, Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) menjadi Rp19.900 per liter dari Rp19.400 per liter pada April.

Lalu, Pertamina Dex Series atau BBM jenis solar di wilayah tersebut turut mengalami peningkatan. Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) mengalami peningkatan menjadi Rp26.000 per liter dari Rp23.600 per liter pada April 2026.

Kemudian, Pertamina Dex (CN 53) juga naik menjadi Rp27.900 per liter dari yang sebelumnya Rp23.900 per liter.

Seperti sudah diumumkan, Pertamina masih menahan harga Pertamax (RON 92) di level Rp12.300 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) di level Rp12.900 per liter sejak Maret, tepatnya sebelum perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Sementara itu, harga BBM penugasan dan subsidi juga tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. (OSC).