BERITABUANA.CO, MADINAH– Musrif Diny Kemenhaj RI, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus Ali, memuji perilaku dan kedisiplinan Jemaah haji Indonesia selama menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Rakyat Indonesia memiliki akhlak, adab, sopan santun yang luar biasa, ini supaya dijaga. Ini merupakan membawa keharuman negara kita yang kita cintai Negara Indonesia,” kata KH. Abdullah Kafabihi Mahrus saat ditemui Tim MCH di Madinah, Selasa (12/5/2026) malam.
“Saya kira dibandingkan negara-negara yang lain, orang Indonesia itu akhlaknya baik, mudah diatur,” sambung Pengasuh PP Lirboyo ini.
Selain mempertahankan akhlak kepada sesama manusia, para jemaah juga secara khusus diingatkan untuk selalu mengedepankan toleransi terkait masalah fikih peribadatan.
Kehadiran ratusan ribu jemaah dari beragam latar belakang organisasi massa tentu sangat berpotensi memunculkan perbedaan praktik ibadah berskala kecil di lapangan.
Karenanya, Tim Musrif Dini hadir untuk memastikan bahwa setiap perbedaan pandangan tersebut masih berada dalam koridor ajaran Islam dan memiliki landasan hukum syariat. Pemahaman inklusif semacam ini sangat krusial ditanamkan guna menjaga kerukunan spiritual dan menghindari perdebatan yang tidak substansial antar jemaah.
“Kita harus memahami tentang perbedaan-perbedaan itu merupakan rahmat kalau kita hanya satu pandangan saja, sempit,” terang Kiai Kafabihi. (Fadloli/MCH 2026)







