Kelompok Relawan adalah Aset yang Harus Dikelola Parpol dengan Baik

by
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira. (Foto: Jimmy)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP) DPR RI, Andreas Hugo Pareira mengakui bahwa para relawan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres), merupakan aset yang harus dikelola oleh partai politik (Parpol) dengan baik.

“Saya bisa mengatakan ini, karena mengalami langsung dampak luar biasa munculnya para kelompok relawan. Dampak kehadiran relawan dimulai sejak PDI Perjuangan mengusung Jokowi-Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2012,” kata Andreas Pareira dalam Dialektika Demokrasi bertema “Fenomena Kemunculan Relawan Capres Sejak Dini: Siapa Punya Ambisi?” di Media Center Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Sehingga dari sudut pandang partai, jikamelihat dari pengalama Pilgub tersebut, menurut Andreas Pareira,relawan ini memang aset politik, aset elektoral yang harus dikelola dengan baik.

“Dengan demikian dia menjadi suatu kekuatan politik untuk memberikan dukungan pada kandidat yang akan diputuskan oleh partai,” tambahnya lagi.

Bahkan, Andreas Pareira mengakui terdapat sejumlah pihak yang mempertanyakan banyaknya kelompok relawan yang muncul. Andreas Pareira menilai sebenarnya kemunculan itu tak perlu dipersoalkan.

“Sebab pada akhirnya nanti kelompok relawan ini akan menjadi daya dorong yang kuat untuk memenangkan siapa yang diusung oleh partai nanti,” tegasnya lagi.

Namun, kata dia, hingga kini PDIP belum memutuskan siapa calon presiden atau cawapres yang diusung, sehingga belum ada kelompok relawan yang resmi dibentuk oleh PDIP. Dikatakan, PDIP sudah berpengalaman dalam mengelola dan menyinkronkan antara struktur partai dengan kelompok relawan.

“Jadi antara struktur partai, antar kader partai dengan dengan relawan simpatisan, ini harus di-manage sehingga mereka menjadi sinergi dalam satu barisan yang sama untuk satu kepentingan yang sama, yaitu pemenangan dari kandidat yang diusung oleh partai,” pungkasnya. (Asim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *