Legislator: Fundamental Ekonomi Indonesia Cukup Kuat di Tengah Fluktuasi Rupiah dan IHSG

by
Anggota Komisi XI DPR RI, Habib Idrus Al-Jufri. (foto : jim)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pemerintah dan DPR sepakat fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah fluktuasi nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Stabilitas ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang terjaga dan tingkat inflasi yang relatif stabil.

Menurut Anggota Komisi XI DPR RI, Habib Idrus Al-Jufri, berbagai indikator ekonomi makro menunjukkan kondisi perekonomian nasional masih berada pada jalur yang aman meskipun pasar keuangan tengah menghadapi tekanan.

“Kalau melihat fundamental ekonomi Indonesia saat ini, saya melihat masih cukup baik. Defisit anggaran kita masih sekitar 0,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dan itu masih tergolong aman,” kata Habib, dalam keterangan persnya, Jumat, (12/6/2026).

Namun, pihaknya juga meminta pemerintah untuk tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut larut karena dapat memengaruhi kepercayaan pasar dan aktivitas ekonomi nasional.

Selain itu, pemerintah juga perlu memperhatikan permintaan terhadap rupiah di pasar internasional serta minat investor terhadap instrumen investasi di Indonesia.

“Kita tidak bisa melihat pelemahan rupiah hanya dari sisi IHSG atau PDB saja. Permintaan rupiah di pasar internasional juga harus menjadi perhatian, begitu juga dengan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, kata Habib, meningkatnya ketergantungan terhadap impor dan penggunaan dolar AS dalam transaksi ekonomi perlu menjadi perhatian, mengingat hal itu berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah.

“Jangan sampai impor kita semakin tinggi, penggunaan dolar semakin besar, sementara kepercayaan publik terhadap rupiah justru menurun. Itu yang tidak kita harapkan,” tandasnya.

Sejalan dengan tren pemulihan ini, DPR RI mengimbau masyarakat untuk melepas atau menjual kepemilikan Dolar AS mereka, karena strategi khusus pemerintah diproyeksikan akan terus memperkuat posisi mata uang Rupiah dalam beberapa pekan ke depan. (jim)