BERITABUANA. CO, MAKKAH- Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-53. Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berlangsung secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kualitas layanan bagi seluruh jemaah.
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa hingga hari kesebelas masa pemulangan, proses kepulangan jemaah berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berlangsung dengan lancar. Hingga hari ini, sebanyak 187 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah dengan jumlah 72.825 jemaah dan 747 petugas. Dengan demikian, total yang telah dipulangkan mencapai 73.572 orang,” ujar Ichsan di Makkah (12/6/2026).
Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut sebanyak 176 kloter telah tiba di Indonesia dengan total 68.686 jemaah dan 702 petugas. Dengan demikian, jumlah kedatangan di Tanah Air hingga saat ini mencapai 69.388 orang.
Selain itu, lanjut Ichsan, proses pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 88 kloter dengan jumlah 33.820 jemaah dan 352 petugas telah diberangkatkan menuju Madinah, atau total sebanyak 34.172 orang.
Sementara itu, jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia sampai dengan hari ini tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Menurut Ichsan, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya diukur dari lancarnya pelaksanaan ibadah dan operasional pemulangan jemaah, tetapi juga dari nilai-nilai kemabruran yang terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Haji merupakan perjalanan spiritual yang diharapkan melahirkan perubahan diri yang nyata. Karena itu, kemabruran haji harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, kepedulian terhadap sesama, semangat gotong royong, serta kontribusi positif bagi lingkungan. Dari sinilah lahir sukses peradaban yang menjadi salah satu cita-cita besar penyelenggaraan haji Indonesia,” ujar Ichsan.
Ia juga kembali mengingatkan seluruh jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan dibagikan kepada jemaah melalui debarkasi setibanya di Indonesia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
“Air zamzam yang menjadi hak jemaah telah disiapkan dan akan diterima setibanya di Tanah Air. Karena itu kami mengimbau seluruh jemaah untuk tidak menyimpan air zamzam di dalam koper guna menghindari kendala dalam proses pemeriksaan dan penerbangan,” tegasnya.
Jaga Kesehatan
Selain itu, jemaah yang masih berada di Arab Saudi diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan memperkuat kepedulian terhadap sesama jemaah selama menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air.
Cuaca yang masih panas memerlukan perhatian bersama agar seluruh jemaah dapat menjalani sisa perjalanan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Kami mengajak seluruh jemaah untuk saling menjaga dan saling membantu. Jika melihat ada jemaah yang membutuhkan bantuan, terutama lansia, penyandang disabilitas, atau jemaah yang sedang kurang sehat, jangan ragu untuk memberikan perhatian dan pertolongan. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh selama berhaji merupakan bagian penting dari kemabruran yang harus terus dijaga,” tutupnya. (Fadloli/MCH 2026)







