Mantan Atlet Bulutangkis Miris Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Ajang Thomas Cup 2020

by
Mantan Atlet Bulu Tangkis Nasional Lilik Sudarwati. (Foto: Jimmy)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Mantan atlet bulutangkis, Lilik Sudarwati angkat suara terkait insiden pelarangan pengibaran bendera Merah Putih saat Indonesia menjadi juara Piala Thomas atau Thomas Cup 2020, pada Minggu (17/10/2021) malam. Kata dia, pelarangan itu bikin miris akibat kelalaian Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) yang tidak menyikapi surat badan anti doping dunia atau WADA, terkait konfirmasi Test Doping Plan dan memberi tenggat waktu 21 hari.

“Ini sesuatu kejadian yang miris. Saya merasakan bahwa Atlet itu pekerja keras. Setiap hari kami latihan di lapangan. Jika melihat insiden ini tentu prihatin. Padahal itu event besar hal yang kami cari yaitu berkibar merah putih,” tutur Lilik Sudarwati berbicara dalam Dialektika Demokrasi bertajuk “Sukses Tim Thomas Cup Tanpa Kibaran Merah Putih, Ada Apa?” di Media Center Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (21/10/2021) menyayangkan insiden tersebut.

Diakui dia, kalau masalah doping cukup merepotkan, ditambah lagi para pelaku olahraga di Tanah Air sekarang rata-rata belum memahami.

“Untuk itu perlu sosialisasi terhadap atlet di seluruh cabang olahraga kita,” imbuh perempuan kelahiran Gresik 24 Desember 1970 ini.

Mesti begitu, Lilik yang pernah berhasil menyabet gelar Juara Dunia Ganda Putri bersama Susy Susanti pada 1986 itu bilang momentum larangan kibarkan merah putih tersebut merupakan pembelajaran bagi semua stakeholder olehraga di tanah air.

“Saya kira masalah doping cukup merepotkan. Pelaku olahraga rata-rata kita sekarang belum memahami. Untuk itu perlu sosialisasi terhadap atlet di seluruh cabang olahraga kita. Apa yang terjadi hari ini menjadi pembelajaran bagi kita bersama,” pungkas Lilik Sudarwati. (Jimmy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *