Pancasila Merupakan Norma Dasar dalam Bernegara

by
Prof. Suteki, Guru Besar Filsafat Pancasila dan Sosiologi Hukum.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Guru Besar Filsafat Pancasila dan Sosiologi Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Prof Suteki mengatakan dalam susunan perundang-undangan Pancasila merupakan norma dasar dalam bernegara.

“Menempatkan Pancasila sebagai ideologi menurunkan keluhuran Pancasila sebagai nilai dan norma dasar dalam bernegara,” ungkap Prof. Suteki dalam kegiatan webinar pengurus pusat KB PII dengan tema “Dasar Negara Dalam Perpektif Indonesia Masa Depan”, Sabtu (6/6/2020), melalui jaringan Zoom.

Dia mengatakan Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), menurunkan derajat keluhuran dari Pancasila. Karena itu, dirinya mempertanyakan RUU HIP tidak memasukan Tap MPRS Nomor 25 Tahun 66 tentang Pelarangan Partai Komunis Indonesia dan Penyebaran Ideologi Komunisme, Marxisme, dan Leninisme ke dalam rancangan RUU tersebut.

“Padahal, TAP MPRS No 25 tahun 66 itu hal yang prinsip dalam haluan ideologi Pancasila,” tegasnya lagi.

Hadir sebagai Narasumber dalam Webinar tersebut. Prof Dr Din Syamsuddin (Mantan Ketua PP Muhammadiyah), Ali Taher Parangsong (Anggota Baleg DPRRI dari Fraksi PAN), Hamdan Zoelva (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi), Refly Harun (Pakar Hukum Tata Negara), Prof Suteki (Guru Besar Filsafat Pancasila dan Sosiologi Hukum) dan Tuty Mariani (KBPII). (Asim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *