BERITABUANA.CO, BANJARMASIN – PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) membayarkan klaim asuransi perlindungan aset alat berat senilai Rp656,52 juta di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. BRI Insurance membayar klaim atas insiden kecelakaan satu unit eskavator milik PT Gemilang yang terjadi pada 12 September 2025 untuk menjaga kepercayaan nasabah.
“Saya harap pembayaran klaim tersebut dapat menjadi modal kepercayaan masyarakat,” kata Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo dalam keterangan tertulis seperti dikutip Jumat, 26 Desember 2025.
Budi Legowo menjelaskan, klaim tersebut diajukan atas insiden kecelakaan satu unit eskavator milik PT Gemilang. Kecelakaan yang terjadi pada 12 September 2025 itu, membuat landasan penopang unit (matting) mengalami pergeseran teknis, yang menyebabkan unit terperosok ke parit saat melakukan pekerjaan peninggian jalan.
Setelah kejadian tersebut, tim BRI Insurance melakukan survei dan verifikasi untuk memastikan penanganan klaim berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan standar pelayanan yang tanggap.
Pemilik PT Gemilang, Martinus menyatakan pembayaran klaim ini membantu perusahaan menjaga stabilitas finansial. Klaim asuransi ini juga memungkinkan perusahaan melakukan operasional usaha tanpa hambatan di luar kendali.
Sementara itu, Branch Office Head BRI Banjarmasin Ahmad Yani Muhammad Aqbar, sebagai perwakilan yang menyerahkan klaim asuransi, mengatakan, asuransi kerugian merupakan instrumen krusial bagi pelaku bisnis. Khususnya di wilayah dengan karakteristik geografis yang menantang seperti Kalimantan.
“Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi risiko. Melalui asuransi, risiko finansial yang menimpa nasabah dapat teratasi sehingga tidak mengganggu arus kas maupun kewajiban lainnya. Hal ini menciptakan ekosistem bisnis yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Yani Muhammad Aqbar.
Untuk diketahui, BRI Insurance membukukan laba bersih sebesar Rp467 miliar pada kuartal III-2025. Profit margin tercatat sebesar 15 persen dan hasil underwriting 31,23 persen. Sedangkan premi bruto tercatat mencapai Rp3,12 triliun.
Meski secara keseluruhan kinerja keuangan hingga September 2025 masih sedikit di bawah Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) akibat dampak penerapan PSAK 117 yang menekan pencatatan laba, prospek hingga akhir tahun tetap optimistis.
Sampai akhir tahun 2025, Perseroan menargetkan premi bruto di atas Rp4,5 triliun dengan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. *
BRI Insurance Bayar Klaim Asuransi Aset Alat Berat di Banjarmasin Rp656,72 Juta







