Rieke: Jurnalis Parlemen Miliki Tugas Tidak Sebatas Memberitakan, Jauh ke Depan Merekam Perjalanan  Demokrasi

by
Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka berfoto bersan para juara lomba tulis, usai membuka Pameran Foto Jurnalistik "Warna-warni Parlemen #16 dan Anugerah Jurnalistik Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) 2026, di Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta. (Foto: KWP)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengatakan bahwa wartawan atau jurnalis parlemen memiliki peran yang jauh melampaui tugas pemberitaan. Sebab, setiap karya jurnalistik, termasuk foto-foto yang dihasilkan wartawan parlemen merupakan warisan sejarah, yang merekam perjalanan demokrasi Indonesia untuk generasi mendatang.

Rieke menyampai hal tersebut saat membuka Pameran Foto Jurnalistik “Warna-warni Parlemen #16 dan Anugerah Jurnalistik Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) 2026, di Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026).

“Perjalanan politik sejak pertama kali dilantik hingga kini tak pernah lepas dari dokumentasi dan pengawalan para jurnalis parlemen,” kata Rieke.

Rieke mengatakan, sejak dirinya mengemban amanah rakyat di DPR, ia mengaku tidak pernah melangkah sendirian — selalu ada dedikasi luar biasa dari media yang tergabung dalam KWP.

“KWP ikut mengawal setiap proses demokrasi di parlemen. Media menjadi pilar penting dalam menjaga transparansi,” tandasnya.

Rieke melanjutkan, media juga memastikan suara rakyat tetap hadir dalam setiap proses pengambilan kebijakan di DPR. Mulai dari pembahasan undang-undang, fungsi pengawasan, hingga berbagai keputusan politik tidak akan diketahui publik tanpa kerja profesional insan pers.

Pada sisi lain, Rieke juga menyatakan, 100 karya foto yang dipamerkan dalam Warna-warni Parlemen #16 bukan sekadar menampilkan aktivitas anggota dewan. Lebih dari itu, foto-foto tersebut merekam dinamika.

“Termasuk perdebatan, perjuangan, hingga berbagai momentum penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia,” imbuhnya.

Kata Rieke, karya jurnalistik merajut memori kolektif perjuangan bangsa. Setiap jepretan lensa bukan sekadar rekaman visual, tetapi menyimpan cerita tentang kerja keras, perdebatan, hingga pengabdian untuk rakyat.

Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini menegaskan pers merupakan salah satu pilar utama demokrasi.

Disamping itu pers juga juga berperan mengawal transparansi pemerintahan, sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. Dia juga memberikan apresiasi kepada KWP.

“Karena selama 16 tahun berturut-turut konsisten menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik dan Pameran Foto Parlemen,” imbuhnya.

Pihaknya berharap kegiatan ini terus berlanjut. Hal tersebut sebagai bagian dari komitmen membangun budaya jurnalistik yang profesional, berkualitas dan bertanggung jawab kepada publik. (Tim)