Pemerintah Berencana Permanenkan WFH untuk ASN

by
ASN. (Foto: Detik. Com)

BERITABUANA.CO, BEKASI – Kabar gembira bagi ASN. Pemerintah berencana akan mempermanrnkan  work from home (WFH) sehari dalam sepekan bagi ASN. Wacana ini menjadi transformasi baru dalam sistem kerja di Pemerintahan.

“Momentum  ini kita gunakan untuk membangun transformasi budaya kerja yang lebih efektif lagi. Jadi jangan-jangan selama ini masih sangat bisa dilakukan efisiensi lagi,” terang Wamendagri Bima Arya mengatakan, di Kantor Wali Kota Bekasi, Jumat (10/4/2026).

Menurut Bima, saat ini korporasi-korporasi swasta banyak sekali yang modelnya sudah WFA, sudah agak jarang ke kantor, sudah jalan sistemnya.

Bima mengatakan kebijakan ini bukan hanya bentuk penyesuaian faktor geopolitik, melainkan juga ingin membangun transformasi batu.

“Tetapi catatannya itu tadi, harus terus dievaluasi. Setiap bulan pasti kami akan evaluasi. Dari segi waktu, seberapa efisien, seberapa penghematannya dan yang kedua output-nya terganggu atau tidak,” sambungnya.

Bima Arya menyampaikan penerapan WFH ini pun bukan tidak mungkin dipermanenkan. Namun pemerintah pusat akan terus mengevaluasi penerapan ini.

“Kita lihat dulu evaluasinya. Kita nggak bisa mendahului. Kan bagaimanapun juga pelayanan publik nggak boleh terganggu. Kita punya target-target. Kalau itu tidak terganggu ya bukan tidak mungkin ya kemudian akan dipermanenkan, dilembagakan. Tapi kita lihat dulu evaluasi,” ujar Bima Arya.

Bima Arya telah meminta agar pemerintah daerah secara rutin bisa memberikan laporan setiap bulan ke Kemendagri dari hasil penerapan WFH ini.

Nantinya, kata lanjut Bima, Kemendagri juga akan melakukan pengecekan setiap hari Jumat untuk mengetahui secara langsung kondisi penerapan WFH di lapangan.

“Ya paling tidak Kepala Daerah diminta untuk setiap bulan mengevaluasi itu. Kalau setiap hari Jumat pasti kami akan cek turun ke wilayah. Nah tetapi setiap bulan nanti resminya Kepala Daerah akan menyampaikan ke Pak Mendagri,” tutur Bima Arya.

“Nanti Pak Mendagri akan melakukan rekapitulasi total. Jadi selama satu bulan pelaksanaan WFH total penghematan berapa dan dampak bagi kinerja seperti apa,” imbuhnya. (Ram)