BERITABUANA.CO, MADINAH – Petugas haji Indonesia di Sektor 4 Madinah memberikan layanan prioritas bagi jemaah lanjut usia, perempuan, dan penyandang disabilitas dalam penyambutan kedatangan jemaah haji gelombang kedua di Hotel Millennium, Madinah, Rabu (10/6/2026).
Kepala Sektor 4 Madinah, Mualim Tamim, mengatakan saat ini pihaknya menerima kedatangan jemaah dari Kloter BDJ 11 yang menempati Hotel Millennium. Menurutnya, seluruh proses penyambutan dilakukan dengan mengedepankan pelayanan yang nyaman dan cepat bagi jemaah setibanya dari Makkah.
“Yang saat ini kita sama-sama saksikan di Hotel Millennium yang ada di wilayah kerja Sektor 4 Madinah. Dan saat ini kita menyambut kedatangan dari BDJ 11 yang terdiri dari 9 rombongan full di Hotel Millennium ini,” kata Mualim Tamim kepada Tim MCH 2026.
Ia menjelaskan, layanan khusus diberikan kepada jemaah lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas sesuai semangat penyelenggaraan haji 2026 yang mengusung pelayanan ramah kelompok rentan. Karena itu, petugas menempatkan para lansia sebagai prioritas utama saat proses kedatangan di hotel.
“Sebagaimana tagline haji kita 2026 adalah ramah lansia, ramah perempuan, dan ramah disabilitas. Oleh karena itu, untuk penyambutan pertama yang perlu diutamakan atau diprioritaskan adalah penyambutan terhadap lansia,” ujarnya.
Untuk mendukung layanan tersebut, lanjutnya, petugas menyiapkan 11 kursi roda yang langsung digunakan untuk mengantar jemaah lansia menuju kamar masing-masing. Proses penempatan kamar juga telah disiapkan sebelumnya oleh tim akomodasi sehingga jemaah dapat langsung beristirahat setelah tiba di Madinah.
“Ada 11 kursi roda yang sudah disiapkan dan langsung ke kamar masing-masing yang sudah ditetapkan melalui teman-teman akomodasi,” katanya.
Gandeng Tim Kesehatan
Selain bantuan mobilitas, petugas juga menggandeng tim kesehatan untuk memberikan layanan pendukung bagi jemaah yang baru tiba. Salah satunya dengan menyediakan larutan oralit guna membantu menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca Madinah yang masih cukup panas.
“Yang paling penting ada oralit, larutan oralit yang memang saat ini seperti kita ketahui bersama cuaca sangat agak tinggi, panasnya sehingga itu perlu dibantu dengan cairan oralit tersebut. Dan itu kita utamakan kepada jemaah yang baru datang barusan,”tuturnya.
Petugas juga membagikan masker kepada jemaah setibanya di hotel sebagai langkah antisipasi menjaga kesehatan setelah perjalanan dari Makkah menuju Madinah. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari pelayanan komprehensif untuk memastikan jemaah dapat menjalani rangkaian ibadah dengan kondisi yang tetap prima.
“Iya tadi ada pembagian masker juga begitu sampai di sini karena kita antisipasi orang-orang atau jemaah haji yang baru datang dari luar kota Madinah ke Madinah ini,” tutupnya. (Fadloli/ MCH 2026)







