BERITABUANA.CO, LUMAJANG– Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Klakah mendukungan penuh agar sahabat Moch. Zainudin, M.Pd maju sebagai calon Ketua PC GP Ansor Lumajang. Dorongan ini didasari rekam jejak faktual yang disampaikan langsung oleh Ketua PAC Klakah, Sahabat Agus Ahmadi, S.Pd.
Agus menuturkan, kiprah Zainudin ketika memimpin PAC Klakah sangat monumental. Ia masuk pada masa organisasi hampir tidak bergerak, lalu secara perlahan membangkitkan kembali seluruh struktur, kegiatan, hingga kultur kaderisasi.
Di masa kepemimpinannya, lanjut Agus, Ansor Klakah berubah dari PAC yang stagnan menjadi salah satu PAC yang paling aktif dan solid.
PAC Klakah mencatat sejumlah pencapaian konkret semasa Zainudin memimpindianaranya menghidupkan kembali ranting-ranting yang mati, menguatkan struktur organisasi, membangun Banser dari satuan kecil menjadi lebih dari seratus personel aktif.
Selajuntnya, menggerakkan rutinan dua mingguan, menghidupkan media organisasi dan kegiatan sosial serta mengeksekusi dua gelaran besar Ansor Klakah Bersholawat yang terbukti mampu memobilisasi kader dan masyarakat.
Agus menilai sosok Zainudin bukan hanya pemimpin administratif, tetapi figur yang turun langsung menggerakkan kader, merawat hubungan dengan kiai, dan mampu mengeksekusi kegiatan besar dengan rapi. Kiprah ini dianggap cukup untuk menunjukkan kapasitasnya di level kabupaten.
Kaderisasi
Dalam kesempatan itu, Agus juga menjelaskan bahwa kaderisasi menjadi aspek paling menonjol mulai PKD, Diklatsar dengan ratusan peserta, hingga berbagai upgrading kader.
“Semua itu membuat Klakah hidup kembali sebagai PAC yang energik dan progresif,” ujar Agus saat diwawancara.
Namun, nada provokatif justru muncul dari cara publik termasuk media melihat fakta-fakta tersebut. Ketika banyak figur muncul menjelang pemilihan, PAC Klakah justru menyoroti rekam jejak sebagai dasar dukungan.
Fakta inilah yang dianggap menarik: bahwa dukungan Klakah bukan karena kedekatan, bukan karena politik musiman, tetapi karena bukti kerja nyata.
Dari sinilah opini redaksi berkembang bahwa jika figur yang mampu membangunkan PAC Klakah dari kondisi hampir vakum dapat bekerja di level kecamatan, maka potensi yang sama sangat mungkin diterapkan di level kabupaten.
Momentum pergantian kepengurusan PC dinilai tepat untuk menghadirkan figur yang terbukti berhasil membangun struktur dari bawah, menggerakkan kaderisasi besar-besaran, dan menghadirkan energi baru bagi organisasi.
Semangat Gotong Royong
PAC Klakah pun menyampaikan harapan sederhana. Jika sahabat Moch. Zainudin, M.Pd kelak diberikan amanah sebagai Ketua PC Ansor Lumajang, mereka berharap ia membawa semangat gotong royong, penguatan hubungan cabang–PAC, dan konsistensi kaderisasi yang telah menjadi ciri kepemimpinannya di Klakah.
Melihat seluruh catatan faktual itu, pertanyaannya kini mengarah kepada publik Ansor Lumajang:
Apakah Ansor Lumajang siap dipimpin oleh figur yang rekam jejaknya paling terlihat jelas di lapangan?
Satu hal yang pasti, dorongan PAC Klakah ini menandai dimulainya babak baru dinamika menjelang pemilihan Ketua PC GP Ansor Lumajang dengan satu nama yang kini menjadi sorotan utama: Moch. Zainudin, M.Pd. (Ay/FDL87)







