Tarik Minat Milenial, Legislator Gerindra: Perlu Adanya Inovasi di Hari Museum Nasional

by
Screenshot_20211012_082142
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Novita Wijayanti.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Di tengah pesatnya laju perkembangan teknologi di era globalisasi dan derasnya budaya asing masuk ke Indonesia harus mendapat perhatian dan kewaspadaan serius bagi semua pemangku kepentingan.

Salah satunya, terkait keberadaan museum yang menjadi garda terdepan dalam mengantisipasi lunturnya pengetahuan sejarah dan kebudayaan bangsa, khususnya di kalangan generasi muda atau milenial.

Hal itu disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Novita Wijayanti menanggapi Hari Museum Nasional, di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Menurut dia, Hari Museum Nasional yang diperingati setiap 12 Oktober harus menjadi momentum bagi semua pihak yang terlibat untuk terus memberikan inovasi pembaruan bagi kemajuan museum. Salah satunya, dengan menabahkan beberapa fasilitas terbaru, seperti coffee shop dan cafe.

“Inovasi museum untuk menarik minat masyarakat, khususnya generasi milenial sangat diperlukan. Sebab, bila para pengelola museum tidak melakukan hal itu, maka museum lambat laun akan tergerus dan terlupakan eksistensinya,”sebut Anggota Komisi V DPR RI itu.

“Harusnya, museum menjadi salah satu tempat yang menarik dalam menengok kembali sejarah bangsa di masa lalu, seperti yang disampaikan Bung Karno Jas Merah,” tambah legislator dari Dapil Cilacap, Jawa Tengah.

Dalam kesempatannya itu, Novita juga menghimbau agar perhatian Pemerintah dan Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap keberadaan museum diwilayahnya masing-masing perlu ditingkatkan.

“Dukungan anggaran dalam upaya menerapkan inovasi bagi kemajuan museum dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan,” pungkas bendahara fraksi Partai Gerindra tersebut.

Seperti diketahui, Sejarah Hari Museum Nasional berawal dari Musyawarah Museum se-Indonesia (MMI) yang pertama di Yogyakarta pada tanggal 12-14 Oktober 1962 dan menghasilkan 10 resolusi penting bagi permuseuman.

Selanjutnya, penetapan tanggal hari museum berdasarkan pertemuan MMI di kota Malang, Jawa Timur pada tanggal 26-28 Mei 2015. Pertemuan tersebut dihadiri 250 pengelola Museum di Indonesia. Pertemuan itu juga membahas isu-isu dan paradigma baru dalam dunia permuseuman untuk kemajuan museum. (Jal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *