RAPBN 2027, Presiden Tetapkan Asumsi Harga Minyak Mentah Naik Jadi USD75

by
Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: Tangkapan layar YouTube TV Parlemen)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, Presiden Prabowo Subianto menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar USD75 per barel. Itu berarti lebih tinggi dibandingkan asumsi ICP dalam APBN 2026 yang ditetapkan hanya USD70.

“Harga minyak mentah Indonesia diperkirakan 75 dolar Amerika Serikat per barel,” kata Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-1 Tahun Sidang 2026/2027 dan Penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).

Dalam catatan Kementerian ESDM, realisasi ICP rata-rata Januari-Mei 2026 mencapai USD91,86 per barel. Asumsi ICP tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun RAPBN 2027, khususnya untuk sektor energi.

Kemudian dari sisi hulu migas, pemerintah mempertahankan target lifting minyak mentah pada level 610.000 barel per hari (bph) dalam RAPBN 2027. Hal itu sama dengan target yang ditetapkan dalam APBN 2026.

Untuk target lifting gas bumi ditetapkan sebesar 954.000 barel setara minyak per hari (boepd), atau lebih rendah dibandingkan target APBN 2026 sebesar 984.000 boepd.

“Lifting minyak kita targetkan 610 ribu barel per hari dan lifting gas 954 ribu barel setara minyak per hari,” lanjut Prabowo Subianto dalam pidatonya didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Harap diingat. Target tersebut masih menjadi tantangan mengingat realisasi lifting migas sepanjang tahun berjalan belum mencapai level yang ditetapkan pemerintah. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat lifting minyak hingga 31 Mei 2026 sebesar 576,2 ribu barel per hari (BOPD).

Realisasi tersebut terdiri atas produksi minyak sebesar 491,3 ribu BOPD, kondensat 55,8 ribu BOPD, dan natural gas liquid (NGL) sebesar 29,1 ribu BOPD.

Jadi, dengan capaian tersebut, realisasi lifting minyak masih berada di bawah target APBN 2026 sebesar 610.000 BOPD.

Realisasi lifting gas bumi hingga Mei 2026 tercatat sebesar 909 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD), juga masih di bawah target APBN 2026 sebesar 984 ribu BOEPD.

Satu hal, penting dicatat, dalam pidato kenegaraannya itu, Presiden Prabowo Subianto sempat memaparkan sejumlah pencapaian pemerintahannya. Dalam 21 bulan atau 663 hari pemerintahannya, Presiden telah mengeluarkan 121 kebijakan transformatif. 

Masih dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD itu, Presiden juga mengemukakan Rancangan APBN 2027, yang naik 6,6% menjadi Rp4.972,2 triliun. Pemerintah memperkirakan defisit APBN justru turun 2,6%, dari Rp689,1 triliun menjadi Rp 671,2 triliun. Rasio defisit terhadap PDB turun 0,28 poin dari 2,68% menjadi 2,40%. (OSC).