Mentan Dukung Usulan Bulog Hadirkan Beras Kita Premium Untuk Stabilkan Harga

by
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman. (Foto: Ist)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Usulan Perum Bulog menghadirkan program Beras Kita Premium untuk membantu menjaga stabilitas harga beras premium, mendapat dukungan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman.

Kepada pers, usai Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026), Amran Sulaiman menyampaikan dukungan tersebut menanggapi rencana Bulog mengembangkan beras Kita Premium sebagai alternatif meredam kenaikan harga beras premium yang terjadi di sejumlah daerah.

Amran menilai langkah Perum Bulog tersebut merupakan inisiatif yang baik karena dapat memperluas pilihan beras berkualitas bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran Bulog dalam stabilisasi pangan.

Karena itu, Mentan mendorong Bulog untuk memproduksi beras premium dalam jumlah lebih besar agar mampu memenuhi kebutuhan pasar dan menjaga keseimbangan pasokan nasional.

Kehadiran produk beras premium dari Bulog berpotensi memberikan dampak positif terhadap pengendalian harga sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga terjangkau.

“Justru Bulog harus buat beras premium sebanyak banyaknya,” ujarnya.

Sebelumnya Perum Bulog mengusulkan program Beras Kita Premium guna membantu menstabilkan harga beras premium yang mengalami kenaikan di pasar.

amDirektur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Perkembangan Harga Komoditas Pangan di Jakarta, Selasa (9/10).

“Kami hanya mengusulkan untuk membuat Beras Kita Premium,” kata Rizal usai rapat.

Program tersebut dirancang dengan konsep serupa Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang selama ini difokuskan untuk beras medium. Usulan program tersebut muncul karena harga beras premium mengalami kenaikan meski harga beras medium masih relatif stabil.

“Beras medium aman, stabil. Hanya beras premium yang agak meningkat. Tadi saya memberikan saran di rapat dibuatkan Program Beras Kita Premium, seperti beras SPHP,” ujarnya.

Harga Beras Kita Premium yang diusulkan berada pada kisaran Rp14.900 per kg. Tetapi, sejauh ini usulan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum mendapatkan persetujuan resmi.

Program tersebut nantinya menggunakan stok beras pemerintah dengan mekanisme stabilisasi harga seperti SPHP agar gejolak harga beras premium dapat ditekan.

Selama ini, program SPHP difokuskan untuk menjaga stabilitas harga beras medium melalui penyaluran cadangan beras pemerintah ke pasar.

Usulan Beras Kita Premium diharapkan dapat menjadi instrumen tambahan untuk menjaga keterjangkauan harga beras premium di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Selanjutnya masih didiskusikan bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan kementerian/lembaga terkait. (OSC).