Laba Bersih Bank Jatim Melonjak Sampai 90,41 Persen, Pendapatan Bunga Tumbuh

by
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dok. Humas Polda Jatim)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Laba bersih PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) melonjak. Rapat Umum pemegang Saham Tahunan Bank Jatim membukukan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp661 miliar pada kuartal I-2026. Ada lonjakan sampai 90,41 persen secara tahunan (yoy) dibanding periode sama tahun lalu Rp347 miliar. Gubernur Khofifah nilai fungsi intermediasi Bank Jatim berjalan baik.

“Di tengah tantangan kondisi ekonomi global Bank Jatim mampu menunjukkan performa yang solid,” kata Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu 6 Mei 2026.

Perolehan laba bersih Bank Jatim itu, salah satunya didorong oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh 39,61 persen (yoy) menjadi Rp2,35 triliun secara konsolidasi.

Hingga Maret 2026, total penyaluran kredit Bank Jatim secara konsolidasi mencapai Rp109,22 triliun. Itu artinya tumbuh 40,85 persen (yoy) dengan total aset perseroan yang juga tumbuh 38,85 persen (yoy) menjadi Rp164,07 triliun.

Dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga (DPK) perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 37,59 persen (yoy) dari Rp89,25 triliun pada kuartal I-2025 menjadi Rp122,80 triliun pada kuartal I-2026.

Dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, Bank Jatim berhasil membagi dividen sebesar Rp56,62 per lembar saham yang naik dari dividen tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp54,71 per lembar saham. Total dividen yang dibagi kepada pemegang saham Rp850.177.501.402,84 atau 55 persen dari laba bersih tahun Buku 2025.

Di luar itu, kinerja Bank Jatim juga mencatatkan performa positif yakni sepanjang Januari-Maret 2026, total kredit yang berhasil disalurkan mencapai Rp65,97 miliar dan aset perseroan berada di angka Rp101,06 triliun dengan laba bersih Rp377 miliar.

Winardi mencatat, capaian ini merupakan hasil dari fokus perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis. “Ke depan, kami terus memperkuat manajemen risiko, menjaga kualitas aset, serta mengembangkan bisnis secara selektif dan berkelanjutan.”

Pencapaian tersebut tidak lepas dari berbagai terobosan strategis untuk mengakselerasi bisnis salah satunya melalui sinergi bersama UMKM serta digitalisasi yang membuat layanan menjadi lebih mudah dan nyaman bagi nasabah.

“Kami optimistis kinerja positif ini dapat terus terjaga hingga akhir tahun,” ujar Winardi Legowo lagi.

Kinerja Bank Jatim patut diapresiasi

Dengan kinerja seperti itu, jangan heran kalau Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji perkembangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM). Ia menyatakan Bank Jatim telah mampu menunjukkan fungsi intermediasi dengan baik sekaligus mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kualitas.

“Kinerja keuangan Bank Jatim sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian yang patut diapresiasi,” kata mantan Menteri Sosial itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Bank Jatim di Surabaya.

Menurut Khofifah, kemampuan Bank Jatim dalam menjalankan fungsi intermediasi, tercermin dari pertumbuhan aset, peningkatan penyaluran kredit, serta penguatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang menunjukkan kemampuan dalam menjaga momentum pertumbuhan secara konsisten.

Kinerja aset Bank Jatim pada neraca konsolidasi (year-on-year/yoy) meningkat dari Rp118,14 triliun menjadi Rp168,85 triliun atau tumbuh 42,93 persen, penyaluran kredit meningkat dari Rp75,35 triliun menjadi Rp110,50 triliun atau tumbuh 46,65 persen, serta DPK naik dari Rp90,01 triliun menjadi Rp127,24 triliun atau tumbuh 41,36 persen.

Kemudian dari sisi Laba Rugi Konsolidasi secara tahunan (yoy), kinerja Bank Jatim juga menunjukkan tren yang positif dan konsisten dengan peningkatan pendapatan bunga dari Rp8,28 triliun menjadi Rp10,16 triliun atau tumbuh 22,64 persen.

Lalu, penguatan pendapatan bunga bersih dari Rp5,62 triliun menjadi Rp7,08 triliun yang tumbuh 25,9 persen hingga pertumbuhan laba bersih dari Rp1,29 triliun menjadi Rp1,61 triliun atau naik 24,8 persen.

Laba yang dibukukan Bank Jatim secara Bank Only yakni Rp1,54 triliun pada Tahun Buku 2025 merupakan laba tertinggi di antara seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia dan menjadi capaian terbaik selama Bank Jatim berdiri. (OSC).