Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi tidak Naik Hingga Akhir 2026, Anggaran Aman

by
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Ist)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Harga bahan bakar minyak tidak akan naik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan seluruh kebijakan strategis pemerintah, termasuk harga BBM bersubsidi terus dipertahankan hingga akhir 2026.

Menkeu memastikan ada anggaran untuk subsidi. Misalnya dari saldo anggaran lebih (SAL) Rp420 triliun. Keputusan itu diambil sesuai hasil koordinasi di bawah Instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Dengan adanya keputusan itu, Purbaya memastikan, yang diumumkannya itu bukan inisiatif pribadi, atau sektoral semata. Ia meluruskan persepsi publik mengenai pengambilan keputusan di tingkat kementerian dan lembaga itu, merupakan mandat dari pimpinan tertinggi negara. Jadi, kebijakan yang diumumkannya itu sesuai perintah Presiden Prabowo.

Kepada pers, seperti dikutip Rabu (8/4/2026), Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kebijakan tersebut adalah hasil keputusan bersama yang melibatkan kementerian, atau lembaga lain setelah mendapat arahan Presiden.

“Jadi, itu bukan kerjaan saya sendiri. Itu kerjaan gabungan kementerian yang lain juga. Semua dikerjakan setelah mendapat arahan dari Pak Presiden. Saya sering lupa bilang itu. Jadi saya itu cuma tangannya Presiden. Jadi kebijakan itu semuanya sudah mendapat arahan, kita menjalankan saja. Kadang-kadang kalau ditanya kita kasih opsi,” ujar Menkeu Purbaya.

Dalam proses pengambilan keputusan, Presiden sangat detail mempertimbangkan dampak ekonomi bagi masyarakat. Secara rutin pemerintah melakukan simulasi berbagai skenario harga minyak mentah untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran, dan tidak memberatkan masyarakat.

Menkeu menceritakan soal keputusan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir tahun ini. Presiden bertanya bagaimana dampaknya?. Menkeu lalu menghitung, dan dilaporkan pada pertemuan berikutnya.

“Meeting berikutnya kita buat hitungannya, ada simulasinya. Harga USD80, USD90, sampai USD100 gimana dampaknya. Yang lain mungkin enggak perlu tahu detail. Tapi itu tergantung dari Bapak Presiden,” tambahnya.

Meski kondisi global tidak menentu, Menkeu meminta masyarakat untuk tidak panik. Ia memastikan kondisi fiskal dan pendapatan negara masih dalam posisi kuat untuk menopang kebijakan subsidi maupun penahanan harga BBM. Salah satu bantalannya adalah Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun.

“Jadi teman-teman nggak usah takut. Saya memastikan uangnya ada. Belum kita hitung, sumber-sumber lain pendapatan, peningkatan pendapatan dari kebijakan Pak Menteri ESDM, Pak Bahlil,” tutup Purbaya Yudhi Sadewa. (Osc).