Iran akan Tutup Selat Hormuz, Laut Vital Pengiriman Minyak dan Gas untuk AS

by
Selat Hormuz. (Ilustrasi/Foto: google)

BERITABUANA.CO, TEHERAN – Pascaserangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran, berdampak luas. Iran dikabarkan akan menutup Selat Hormuz yang menjadi jalur laut vital untuk pengiriman minyak dan gas.

Garda Revolusi Iran sudah menyampaikan pengumuman bahwa Selat Hormuz, sudah tidak bisa dilintasi karena faktor keamanan. Berbagai kapal sudah diingatkan suasana tidak aman di sekitar selat akibat agresi militer oleh AS dan Israel. Demikian dilaporkan kantor berita Iran, Tasnim, dilansir AFP, Minggu (1/3/2026).

Pernyataan tambahan dari Garda Revolusi Iran mengatakan kondisi itu secara tidak langsung berarti menutup perjalanan di jalur Hormuz.

“Dengan penghentian lalu lintas kapal dan tanker melalui Selat Hormuz, selat tersebut pada dasarnya telah ditutup,” bunyi keterangan Garda Revolusi Iran.

Dilansir Gulf News, kapal-kapal di sekitar Selat Hormuz juga telah menerima pengumuman dari Iran melalui siaran radio. Mereka telah diperingatkan oleh Garda Revolusi Iran bahwa tidak diizinkan untuk melewati Selat Hormuz.

Selat yang terletak di Teluk Arab ini sangat penting bagi sekutu AS dan pasar energi global. Wilayah itu menjadi fokus utama setelah Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan rudal terhadap Iran pada hari Sabtu.

Iran terletak di pantai utara Selat Hormuz dan mengendalikan jalur utama menuju selat tersebut, memberikan pengaruh signifikan kepada Teheran atas jalur yang dilalui sebagian besar ekspor minyaknya sendiri dan sebagian besar pasokan energi global. (Kds)