Bimtek PPIH Arab Saudi: Menyiapkan Mental dan Karakter Pelayanan Agar Petugas Mampu Jalankan Tugas dengan Penuh Tanggungjawab

by
Menhaj RI, KH.Mochammad Irfan Yusuf Saat Membuka Tes CAT/Wawancara Seleksi PPIH Arab Saudi Tahun 2026 di Asrama Haji, Pondok Gede, Jaktim. FOTO: MUHAMMAD UMAR FADLOLI

BERITABUANA.CO, JAKARTA- Proses rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji(PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M terus berlanjut dan kini telah memasuki tahapan strategis berikutnya, yaitu Bimbingan Teknis (Bimtek) PPIH Arab Saudi.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam rangka memastikan seluruh petugas haji yang telah lolos seleksi memiliki kesiapan yang menyeluruh sebelum diterjunkan untuk melayani jemaah haji di Tanah Suci.

Bimtek dirancang untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam sesuai dengan bidang tugas masing-masing peserta. Melalui bimtek ini, para petugas haji diharapkan mampu memahami secara utuh peran, fungsi, dan tanggung jawab yang akan diemban, sehingga dapat menjalankan tugas secara profesional dan tepat sasaran di lapangan.

“Bimtek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas teknis petugas, tetapi juga menyiapkan mental dan karakter pelayanan agar petugas mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan empati kepada jemaah,” ujar Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Puji Raharjo dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (28/12/2025).

Selain penguatan kompetensi teknis, tujuan berikutnya adalah mempererat koordinasi dan soliditas antar petugas. Penguatan hubungan dilakukan tidak hanya dalam satu bidang layanan, tetapi juga antar petugas yang berada dalam satu wilayah penugasan, seperti sektor dan daerah kerja di Arab Saudi.

Dengan demikian, diharapkan terbentuk kerja tim yang solid, komunikasi yang efektif, serta sinergi yang kuat dalam menghadapi berbagai dinamika pelayanan jemaah haji.

Aspek kesiapan fisik turut menjadi perhatian dalam bimtek. Puji mengatakan para peserta nantinya akan dibekali pembinaan fisik agar mampu menjalankan tugas yang menuntut mobilitas tinggi dan ketahanan tubuh selama masa operasional haji.

Di samping itu, bimtek juga mencakup pemberian pengetahuan dasar fikih haji sebagai bekal pemahaman ibadah, serta pembelajaran bahasa Arab untuk mendukung komunikasi dengan jemaah dan pihak terkait selama bertugas di Arab Saudi.

Bimtek PPIH Arab Saudi tahun ini direncanakan akan dilaksanakan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan bimtek sebelumnya. Hal tersebut seiring dengan bertambahnya materi dan konten bimtek yang diberikan, serta kebutuhan untuk mempersiapkan petugas secara lebih komprehensif.

Tidak hanya pengetahuan dan keterampilan, bimtek juga difokuskan pada pembinaan mental dan sikap petugas agar senantiasa mengedepankan semangat pengabdian dan jiwa melayani jemaah haji.

Pelaksanaan bimtek PPIH Arab Saudi dijadwalkan akan dimulai pada 10 Januari 2026, dan akan berlangsung selama 4 minggu.

Melalui bimtek yang lebih intensif dan menyeluruh ini, diharapkan para petugas haji dapat menjalankan tugas secara optimal, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima, sehingga penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah. (Fadloli/Kemenhaj RI/haji.go.id)