BERITABUANA.CO, SURABAYA – Ibadah haji merupakan perjalanan spiritual, yang menuntut kesiapan, baik fisik, mental, kesabaran, dan keikhlasan.
Hal ini ditekankan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma saat melepas 483 jemaah haji asal NTT, di Embarkasi Surabaya pada Selasa (12/5/2026).
“Ibadah haji mengajarkan nilai kesetaraan, persaudaraan, pengorbanan, serta kepatuhan kepada Allah SWT,” ujar Johni Asadoma
Johni Asadoma menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada para jemaah, untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
“Pelepasan jemaah haji bukan hanya menjadi kebahagiaan, bagi para jemaah dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat NTT,”; kata Johni Asadoma.
Johni Asadoma berpesan, agar seluruh jemaah menjaga niat ibadah dengan tulus, memelihara kesehatan selama berada di Tanah Suci, menjaga kekompakan antar sesama jemaah, serta mematuhi arahan petugas dan pembimbing ibadah haji.
“Saya harapkan, para jemaah juga menjaga nama baik NTT, dengan menunjukkan sikap ramah, santun, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” harap dia.
Dijelaskan Johni Asadoma, bahwa NTT dikenal sebagai daerah yang memiliki semangat toleransi dan kerukunan yang kuat. Keberangkatan jemaah haji, menjadi salah satu cerminan kehidupan masyarakat NTT yang harmonis dalam keberagaman agama, budaya, dan suku.
“Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen menjaga harmoni sosial dan memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan penuh penghormatan,” katanya. (*/iir)







