Ibas Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Tegas dan Terukur Lawan Omicron

by
Ketua F-Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono. (Foto: Istimewa)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mengingatkan agar pemerintah, baik pusat maupun daerah dapat mengambil langkah cepat, tegas, dan terukur.

Pastinya, sambung dia, dengan tujuan memotong rantai penyebaran Covid-19 varian omicron dan menekan kurva penularan.

Hal itu disampaikannya terkait adanya peningkatan kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 36.057. Sebaran varian Omicron yang mulai terdeteksi di Indonesia sejak 15 Desember 2021 lalu telah menyebabkan positivity rate meningkat.

“Jumlah positif Covid-19 varian Omicron mencapai 30 ribu lebih. Hati-hati! pemerintah pusat dan daerah mesti ambil langkah cepat, tegas, dan terukur untuk putus rantai penyebaran,” kata Ibas dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (7/2/2022).

Lebih lanjut, pria yang kerab disapa Ibas ini juga menyampaikan bahwa kegiatan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) harus dievaluasi. Apalagi, lanjut dia, banyak anak-anak yang juga terpapar. Pun berakitan dengan tempat wisata dan pusat keramaian yang harus diberikan atensi secara ketat.

Terakhir, Ibas meminta agar program vaksinasi terus berjalan secara cepat dan merata. Pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan obat dan fasilitas alat tes Covid-19 yang terjangkau baik dari harga maupun jumlahnya.

“Tempat wisata dan pusat keramaian mesti juga diberikan atensi secara ketat. Program vaksinasi harus terus berjalan termasuk booster vaksin serta jangan lupa untuk memastikan agar ketersediaan obat, vitamin, dan alat test antigen atau swab PCR harga terjangkau tersedia luas. #lawanOmicron #JagaProkes,” paparnya.

Ibas juga mengajak masyarakat ikut bertanggung jawab mengurangi risiko penularan dengan kembali disipilin mematuhi protokol kesehatan. “Memakai masker, menjaga jarak, dan menerapkan pola hidup sehat,”pungkasnya. (Jal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *