Kunjungi UMKM di Widoro, Ibas Dukung Lestarikan Gula Jawa Sebagai Ciri khas Desa

by
Gula Jawa. (Ilustrasi/Foto: Ist)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Gula Jawa di Desa Widoro yang masih dikerjakan secara tradisional oleh sekitar 20 pelaku usaha setempat di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mendapat perhatian dari Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono.

Pria yang akrab di sapa Ibas ini sengaja mengunjungi langsung lokasi produksi untuk memberikan dukungan agar produk gula jawa memperluas jangkauan pasar hingga ke luar Kabupaten Pacitan, termasuk memanfaatkan platform digital untuk menjualnya secara daring.

“Tak perlu pasang iklan berbayar, cukup tampilkan produk kemasan Bapak-Ibu dan sertakan nomor kontak, siapa tahu ada yang ingin memesan langsung,” kata Ibas dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

“Pemerintah daerah, seperti dinas perekonomian atau perdagangan, juga bisa membantu promosi dan pemasaran, yang terpenting usaha ini harus terus dilestarikan agar gula jawa tetap menjadi ciri khas Desa Widoro,” tambahnya.

Menurutnya, usaha UMKM di Desa Widoro tersebut mampu menambah penghasilan masyarakat desa. Apalagi kawasan ini dekat dengan banyak tempat wisata yang sering didatangi para wisatawan.

Ibas lantas berkata, “Produk seperti gula jawa dari masyarakat sini juga ikut memperkenalkan daerah dan menyehatkan pengunjung jika dikonsumsi sesuai. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak-Ibu yang telah mengembangkan UMKM ini.”

Politikus dari Fraksi Partai Demokrat ini pun mendorong optimalisasi peran Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Pacitan, hingga pentingnya inovasi pengemasan dan promosi dalam mengembangkan usaha Gula Jawa di Desa Widoro.

“Pengemasan yang rapi, menarik, dan ukurannya sesuai akan meningkatkan nilai jual. Ini bisa menjadi salah satu cara bagi ibu-ibu UMKM gula jawa di Desa Widoro untuk terus mengembangkan usahanya. Setuju nggih,” paparnya.

Kendati demikian, Ibas mengingatkan kepada para pelaku UMKM agar senantiasa menjaga kualitas dan mutu gula jawa sebagai produk khas desa.

“Bapak-Ibu semuanya yang sudah mengembangkan UMKM ini, saya hanya ingin mengingatkan tolong kualitasnya dipertahankan jangan sampai tidak sesuai. Karena berbagai khasiat dari gula jawa yang berasal dari tanaman alami akan menjadi bermanfaat dan juga supaya tidak menjadi permasalahan di kemudian hari,” tuturnya.

Dia pun menekankan bahwa pemberdayaan ekonomi desa merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kita bantu Kepala Desa, Pak Camat, Pak Bupati serta anggota DPRD, DPR RI dan pemerintahan yang ada tingkat pusat supaya kita bisa membantu membangun perekonomian kemasyarakatan di tingkat desa,” kata dia.

Dalam dialog Ibas bersama warga pada kunjungannya tersebut, muncul salah satu keluhan yakni naik-turunnya harga jual gula jawa di pasaran yang kerap membuat para pelaku usaha bingung menentukan harga jual.

Putra bungsu Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga menyempatkan untuk mencoba langsung pembuatan gula jawa di salah satu rumah produksi di Desa Widoro.

Sebagai bentuk dukungan konkret pun, Ibas turut menyerahkan bantuan berupa peralatan penunjang produksi gula jawa kepada para pelaku UMKM dan sembako kepada masyarakat. (Jal)