Dirut PT Masindo Artha Sekuritas, Syarifuddin Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Asabri

by

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim penyidik Kejaksaan Agun (Kejagung) memeriksa Dirut PT. Masindo Artha Sekuritas Syarifuddin terkait dugaan keterlibatan pihak lain dalam Skandal Asabri, yang merugikan negara sebesar Rp22,78 triliun.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi terkait dengan keterlibatan pihak lain,”kata Kapuspenkum Leonard EE. Simanjuntak kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Namun Leo tidak menjelaskan adanya keterlibatan pihak lain yang digunakan nama atau badan usaha (Nominee) untuk bertransaksi. Atau pihak ketiga yang menyamarkan langsung atau tidak langsung hasil jarahan PT. ASABRI (Persero). Dugaan ini muncul, sebab Kejagung telah menetapkan 8 orang tersangka dan 10 korporasi sebagai tersangka.

“Harusnya diperjelas, agar publik tahu dan bukti Kejaksaan transparan dalam penanganan perkara,” kata Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman yang dihubungi secara terpisah.

Seperti Syarifuddin, terkait pendalaman keterlibatan pihak lain,juga turut diperiksa Arif Budi Satria (Direktur PT. Strategic Management Service). Bahkan Arif pernah juga diperiksa dalam skandal korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.
Selain itu, NF (Dirut PT. Dwidana Sakti Sekuritas, Suparno Sulina (Dirut PT. Artha Sekuritas Indonesia) dan Robby Winindo (Direktur PT. KGI Sekuritas Indonesia).

Termasuk juga, S (Salas PT. Anugerah Sekuritas Indonesia) dan AT (Nominee) tersangka Benny Tjokrosaputro.
Sebelumnya, pada Senin (16/8) lalu juga diperiksa sejumlah direktur perusahaan sekuritas terkait pendalaman keterlibatan pihak lain.

Terdiri, KW (Branch Manager Senayan PT. Anugerah Sekuritas Indonesia), VV dan RA (Sales PT. Anugerah Sekuritas Indonesia).

Lalu, Joseph Mickie Gultom (Dirut PT. Pool Advista Sekuritas), The Moleonoto (Dirut PT. Indo Premier Sekuritas) dan Satrio Hadi Waskito (Dirut PT. Shinhan Sekuritas Indonesia).

Secara terpisah, Kejagung memeriksa para pihak terkait pendalaman 10 tersangka korporasi (Manajer Investasi).
Mereka, terdiri Ario W. Ardhikari (Dirut PT. Millenium Capital Management), A (Head of Finance PT. Corfina Capital), DC (Karyawan PT. Oso Manajemen Investasi) dan Bambang Subiantoro (Direktur Marketing PT. Corfina Capital).

Lalu, Linda Merliana dan Andrew Arya Saputra (Direksi PT. Victoria Manajemen Investasi), IK (Pegawai PT. ASABRI), Manuel Manahan Malaeki (Direktur PT. Aurora Asset Management) dan Ferra (Dirut PT. Aurora Asset Management). Oisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *