AKBP Budi Hermanto Dipromosikan Menjadi Kapolresta Malang Kota

by

BERITABUANA.CO, JAKARTA– Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Ajun Komisari Besar Polri (AKBP) Budi Hermanto dipromosikan menjadi sebagai Kapolresta Malang Kota.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor 1129/VI/KEP/2021 yang ditandatangani oleh As SDM Kapolri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan, Selasa (1/6/2021).

Alumni Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun 2000 ini akan mengisi posisi Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata yang diangkat sebagai Pemeriksa Utama Puslabfor Bareskrim Polri. Sementara itu, posisi AKBP Budi akan digantikan oleh AKBP endang Agustina yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit IV Direskrimsus Polda Kalsel.

AKBP Budi Hermanto akan kembali bertugas di Polda Jatim setelah mengemban tugas di Polda Kalimantan Selatan kurang lebih selama 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan. Pria yang akrab disapa Buher ini bertugas di Polda Kalsel sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel (Februari 2020 – Oktober 2020) dan Wadirreskrimsus Polda Kalsel (Oktober 2020 – Juni 2021).

Polda Jawa Timur sebenarkan bukan tempat asing bagi pria kelahiran Pekanbaru, 10 November 1976 silam. Sebab, sebelumnya, Buher pernah menduduki jabatan Kapolres Batu dan Kapolres Blitar sebelum pindah tugas ke Bumi Lambung Mangkurat.

Tidak hanya di Polda Jatim, pria yang gemar dengan olahraga ekstrem Motocross ini juga sudah pernah menduduki posisi strategis saat bertugas di Polda Metro Jaya. Beberapa posisi yang dimaksud seperti Kasubdit Ranmor, Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel.

Amanah yang diberikan Korps Bhayangkara tidak pernah disia-siakan oleh ayah dua orang putri ini. Sebab, setiap amanah yang diberikan selalu dikerjakan dengan sepenuh hati dengan pengungkapan kasus yang ditanganinya.

Beberapa kasus menonjol yang diungkap oleh AKBP Budi Hermanto diantaranya berhasil mengungkap dua kasus besar penyelundupan narkotika dalam jumlah fantastis. Terkait ini, Buher begitu biasa disapa dua kali memimpin tim di lapangan dalam menggagalkan penyelundupan sabu-sabu jaringan narkotika internasional.

Dalam kasus pertama, yakni pada 13 Maret 2020 lalu dengan barang bukti 208 kilogram sabu-sabu dan 53.969 butir ekstasi. Tangkapan inipun menjadi rekor terbesar pengungkapan di luar Pulau Jawa sepanjang sejarah.

Penghargaan Kabareskrim

Bahkan, atas keberhasilannya tersebut, Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (saat ini menjabat Kapolri) memberikan penghargaan kepada Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto. Penghargaan tersebut diteken Kabareskrim pada 17 Juli 2020.

Tidak sampai disitu, selang lima bulan kemudian, Buher bersama tim kembali beraksi lagi. Kali ini memimpin tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel dibackup Satuan Tugas Khusus Merah Putih Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menyita 300 kg sabu-sabu asal Malaysia pada 6 Agustus 2020.

Jadi, sepanjang mengemban amanah sebagai Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel kurang lebih selama 7 bulan, Buher mencatatkan total pengungkapan setengah ton sabu-sabu yang masih terjaga rekornya sampai saat ini.

Tidak sampai disitu, saat diberi amanah sebagai Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermato juga mengungkap kasus yang menyangkut mantan Ketum PARFI, Alm. Gatot Brajamusti terkait narkoba dan penggunaan senjata api. Bahkan, dalam kasus ini, beberapa artis juga dimintai keterangannya. (Fadloli)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *