Sudah 182 Orang Tewas Terduga Teroris Narkoba Ditembak Militer AS Di Samudra Pasifik

by
Kapal teroris narkoba. (Ilustrasi/Foto: Berita Penjaga Pantai AS)

BERITABUANA.CO, WASHINGTON DC – Kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di Samudra Pasifik Timur dihajar kapal militer Amerika Serikat (AS), Jumat (24/4/2026) malam waktu setempat. Washington mengklaim serangannya itu menewaskan dua orang, yang disebut sebagai “teroris narkoba”.

Dilansir AFP dan Anadolu Agency, Sabtu (25/4/2026), dengan adanya dua orang tewas itu, jadi jumlah total korban tewas dalam operasi militer AS melawan “teroris narkoba” di kawasan Amerika Latin bertambah menjadi sedikitnya 182 orang.

Komando Selatan AS (SOUTHCOM), yang bertanggung jawab atas pasukan AS di kawasan tersebut, mengatakan militer AS “melancarkan serangan kinetik mematikan terhadap sebuah kapal yang dioperasikan oleh Organisasi Teroris yang Ditetapkan”.

“Intelijen mengkonfirmasi bahwa kapal tersebut sedang melintasi rute perdagangan narkoba yang diketahui di Pasifik Timur dan terlibat dalam operasi perdagangan narkoba,” demikian pernyataan SOUTHCOM, menggunakan bahasa yang biasa digunakan untuk menggambarkan puluhan operasi mematikan sejak September tahun lalu.

Serangan itu, sebut SOUTHCOM, diperintahkan oleh Komandan SOUTHCOM, Jenderal Francis L Donovan, dilaksanakan oleh Satuan Tugas Gabungan Southern Spear terhadap apa yang mereka sebut sebagai “organisasi teroris yang ditetapkan”.

“Dua terduga teroris narkoba berjenis kelamin laki-laki tewas selama aksi ini,” sebut SOUTHCOM dalam pernyataannya.

Para pejabat militer AS mengklaim setidaknya tujuh serangan serupa dilancarkan sepanjang April, sehingga menurut penghitungan AFP, total korban tewas dalam operasi ini mencapai setidaknya 182 orang. (Kds)