Soal Intensitas Curah Hujan, DPR Himbau BMKG, BNPB dan Pemda Lakukan Kordinasi

by
Wakil Ketua DPR RI Korpolkam, Azis Syamsuddin.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), (Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dapat saling kordinasi terkait curah hujan.

Yang menyebabkan, sambung dia, disejumlah wilayah di Indonesia mengalami bencana banjir.

“Pemda bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus siaga dalam mengevakuasi masyarakat yang terdampak banjir ke posko pengungsian atau ke tempat yang aman,” kata Azis dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

“Pemda dan Dinas Kesehatan setempat untuk membangun posko kesehatan serta mengerahkan tenaga kesehatan guna memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh kepada korban banjir,” tambahnya.

Masih dikatakan, Wakil Ketua Umum Golkar, Pemerintah juga harus menyiapkan tempat pengungsian yang layak dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, seperti tersedianya sanitasi yang cukup dan baik, mengatur jarak antar pengungsi dan membangun tempat mencuci tangan, guna menghidari terjadinya klaster di lokasi pengungsian.

“Jangan sampai peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan terulang kembali. Dimana naik signifikan sebanyak 220 kasus dalam 10 hari akibat terjadinya banjir,” papar dia.

Terakhir, Azis meminta Pemda mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan peringatan dari BMKG terkait potensi bencana yang akan terjadi, sehingga masyarakat selalu bersiaga dan dapat mengantisipasi potensi bencana banjir. Terutama, lanjut dia, bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir.

“Pemda harus mengedukasi masyarakat mengenai langkah mitigasi bencana banjir dan meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan, sehingga dapat meminimalisir dampak bencana banjir,” pungkasnya. (Jal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *