Jazuli Juwaini: Marahnya Jokowi Pakai Teks, Jadi Bukan Gimmic

by
Dialektika Demokrasi bertema "Kemarahan Presiden Berujung Reshuffle Kabinet " di Media Center Gedung Nusantara III DPR RI, Kamis (2/7/2020). (Foto: Jimmy)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini merasa senang mendengar Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah-marah dengan para pembantunya yang tidak bekerja maksimal. Karena menurut dia, isi marahnya Jokowi itu sudah kerap suarakan fraksinya sejak beberapa bulan yang lalu.

“Jadi kami merasa terwakili oleh pak Jokowi,” kata Jazuli saat menjadi nara sumber diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Kemarahan Presiden Berujung Reshuffle Kabinet
” di Media Center Gedung Nusantara III DPR RI, Kamis (2/7/2020).

Sebab, lanjut Jazuli, kalau hanya sekedar marah-marah, kemudian tidak ada tindak lanjut, bisa jadi orang menyimpulkan hanya gimmick jangan-jangan.

“Saya nggak berani mengatakan itu. tapi kalau ada implementasinya saya yakin, orang yang mengisukan gimmic pun akan terbantahkan dengan sendirinya,” sebut dia.

Jazuli melihat Jokowi itu marahnya serius, kemarin isi marahnya itu ditulis.

“Itu menunjukkan bahwa itu serius, makanya kalau saya menafsirkannya dia (Jokowi) serius marahnya karena isi marahnya itu ditulis,” ucapnya.

Namun, menurut Jazuli, jika marah Jokowi itu menjadikan entry-point bakal ada reshufle, yaitu haknya presiden. PKS sebagai partai oposisi, kata dia, tahu diri tidak ikut-ikutan tentang mengintervensi reshuffle ini.

“Maka begitu ada reshuffel, saya secara pribadi dan institusi Fraksi PKS tidak elok ikut-ikutan. Umpamanya PKS harus sendirian, ya enggak apa-apa, emang kita udah niat dari awal,” pungkasnya. (Kds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *