Dua Kloter Jemaah Haji Kabupaten Malang Tiba di Madinah

by
Jemaah haji Indonesia tiba di Bandara Prince Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah. (Foto: MCH 2026)

BERITABUANA.CO, MADINAH- Jemaah haji asal Kabupaten Malang yang tergabung dalam Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 17 dan 18 tiba dengan selamat di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz Madinah, pada Senin (27/4/2026) pukul 01.55 dan jam 06.10 waktu Arab Saudi.

Rombongan Embarkasi SUB 17 yang berjumlah 375 jemaah tersebut menempuh perjalanan menggunakan pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5319. Salah satu jemaah yang turut dalam rombongan adalah Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi.

“Alhamdulillah perjalanan penerbangan lancar, sempat juga transit di Bandara Kualanamu,” ujar Darmadi.

Ia juga turut membantu mengoordinasikan jemaah kloter SUB 17 saat proses naik bus sesuai rombongan masing-masing setibanya di Madinah.

Tak lama berselang, kedatangan kloter SUB 17 disusul oleh kloter SUB 18 yang juga berasal dari Kabupaten Malang. Rombongan kedua ini mendarat pada pukul 06.10 waktu Arab Saudi menggunakan pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-533, membawa total 376 jemaah.

Setibanya di bandara, seluruh jemaah langsung diarahkan untuk menaiki bus menuju hotel yang telah disiapkan di Madinah sebagai tempat akomodasi selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Kedatangan dua kloter ini menjadi awal perjalanan spiritual bagi ratusan jemaah asal Kabupaten Malang di Tanah Suci, dengan harapan dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

“Saya daftar haji reguler tahun 2013 lalu, dan Alhamdulillah mendapat kuota keberangkatan pada tahun ini,” ungkap Darmadi.

Sementara itu, proses kedatangan jemaah haji Indonesia di bandara Madinah terus berdatangan secara bertahap. Sampai dengan Senin (27/4) pagi, tercatat sebanyak 89 kelompok terbang (kloter) telah tiba dengan total 34.652 jemaah.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut terdapat 6.997 jemaah kategori lanjut usia (lansia). Meski demikian, secara persentase jumlah lansia masih tergolong kecil dibanding total keseluruhan jemaah.

“Kalau dilihat persentasenya masih relatif kecil, sekitar 2 persen,” ujarnya. (Fadloli)

No More Posts Available.

No more pages to load.