Iptu Elfi Ryany, Sosok Srikandi Polda Metro Jaya Pimpin Sektor 5 Madinah

by
Kepala Sektor 5 Daker Madinah, Elfi Ryany saat memberikan penjelasan kepada wartawan yang tergabung dalam Tim MCH Daker Madinah 2026. FOTO: Muhammad Umar Fadloli

BERITABUANA.CO, MADINAH – Rombongan jemaah haji dari embarkasi Solo turun satu persatu dari bus yang membawa mereka dari Bandara Prince Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, Sabtu (25/4/2026).

Begitu turun dari bus di depan Rua Taiba Hotel, tim PPIH dari tusi (tugas fungsi) akomodasi, landis (lansia dan disabilitas), kesehatan berkolaborasi dengan tusi lain, menyambut mereka.

Ada diantara mereka yang dibopong karena masih bisa berjalan meskipun tertatih. Beberapa dari mereka dijemput dengan kursi roda.

Sementara itu, para pekerja dari Bangladesh mengeluarkan tas koper para jemaah haji dari bus dengan tangkas.

Diantara kesibukan penyambutan ratusan jemaah haji di Sekor 5 Madinah itu, terlihat sosok perempuan muda enerjik yang tak kalah sibuknya. Dia berkoordinasi dengan para petugas PPIH hingga semua jemaah haji turun dari bus dan menerima kunci kamar mereka satu per satu.

Perempuan yang mengoordinasi para petugas PPIH itu adalah Iptu Elfi Ryany, Kepala Sektor (Kasektor) 5 Madinah. Satu-satunya perempuan yang menjadi Kasektor di Daerah Kerja (Daker) Madinah.

“Perasaannya bercampur aduk ya. Karena yang 6 Kasektor itu adalah semuanya laki-laki. Tapi satu prinsip saya, kalau bapak-bapak itu atau laki-laki bisa mengerjakan, kita pasti bisa mengerjakan,” ujar perwira menengah Polda Metro Jaya itu saat diwawancarai wartawan yang tergabung dalam Tim Media Center Haji (MCH) Daker Madinah.

Ternyata, kunci keberhasilan perempuan yang bertugas di Samsat Jakarta Timur, Polda Metro Jaya itu adalah membangun tim yang solid dan koordinasi yang kuat.

“Kami punya tim yang solid, kita berkolaborasi antar tusi. Ada tusi akomodasi, transportasi, kesehatan, konsumsi, semua kami ada Linjam (Perlindungan Jemaah), semua kami berkolaborasi dan alhamdulillah tim kami solid. Jadi kerjaan seperti apapun tuh bisa dengan mudah kita lewati,” tuturnya.

Saat disinggung terkait permasalahan yang muncul, Ia mengungkapkan, biasanya kalau baru satu kali atau dua kali jemaah haji ke Masjid Nabawi, mereka masih lupa jalan pulang.

“Itu aja sih. Tapi kita ingatkan, kita kasih kartu nama hotelnya tersebut. Ibu kalau kesasar, kasih tahu saja kartu nama ini, nanti akan diantar atau ada info dari teman-teman petugas lainnya,” ungkap Elfi.

Dalam kesempatan itu, Kasektor Elfi Ryany juga bersedia mengantarkan tim MCH menuju Mirage Taiba Hotel, salah satu hotel yang masih dalam wilayah kerjanya. Dalam perjalanan menuju hotel tersebut, Elfi mengungkapkan pengamalannya menangani berbagai kerakter jemaah haji Indonesia.

“Ada jemaah yang tidak mau tidur di kamar yang sudah ditentukan, maunya tidur dengan bestinya,” ujar Elfi.

Selain itu, tambah Elfi, ada suami istri yang minta kamarnya berdekatan, dengan berbagai alasan. Menghadapi aneka permintaan jemaah haji tersebut, sebagai Kasektor 5, ia melayani dengan sabar dan telaten.

Aktifkan Koordinasi

Karenanya, Ia berkoordinasi dengan para Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) dalam mencari solusi terbaik untuk semua.

Diketahui, sektor 5 ini membawahi 23 hotel yang menampung jemaah haji Indonesia. Namun, jarak tiap hotel tidak semuanya sama.

“Yang terjauh ada di Mirage Hotel. Sedangkan yang terdekat ada di Huda Taibah,” tutup Elfi. (Muhammad Umar Fadloli)