BERITABUANA.CO, KUPANG – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Persatuan Ibu Karyawan Karyawati (PIKK) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang, melakukan penanaman pohon untuk hijaukan lingkungan.
Kegiatan dilaksanakan di kantor PLN UP3 Kupang, Selasa (21/4/2026), dengan menggandeng manajemen serta karyawan.
Ketua PIKK PLN UP3 Kupang sekaligus penggagas kegiatan, Yohana F. S. Denis, mengungkapkan bahwa kenyamanan lingkungan kerja, memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan mental para pegawai.
“Sebagai pendamping suami maupun sebagai karyawati, kami ingin menciptakan suasana kantor yang nyaman seperti di rumah sendiri,” ujat Yohana.
Untuk itu, kata Yohana, dalam rangka Hari Kartini dan Hari Bumi, berinisiatif menanam pohon produktif. Dengan harapan pohon-pohon ini tidak hanya menjadi peneduh yang sejuk, tetapi hasilnya nanti bisa dinikmati bersama.
“Kami ingin lingkungan kerja yang asri menjadi tempat pelepas penat di sela kesibukan melayani pelanggan,” ungkap Yohana.
Adapun bibit pohon pohon produktif yang ditanam antara lain, mangga, jambu kristas, jambu air dan juga cendana.
Manager PLN UP3 Kupang, Nikolas Denis Adrian, menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, lingkungan yang hijau merupakan stimulus positi, bagi produktivitas pegawai.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan jarak aman, saat menanam pohon di lingkungan rumah,’ tegas Nikolas.
Pihaknya mengingatkan untuk menghindari menanam pohon, terutama jenis pohon produktif yang tinggi, tepat di bawah jaringan listrik Tegangan Menengah. Hal ini demi keamanan bersama agar tidak terjadi potensi bahaya listrik bagi warga,” ujar Denis.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara PIKK dan manajemen UP3 Kupang yang selaras dengan prinsip keberlanjutan perusahaan.
“Saya sangat bangga dengan inisiatif Ibu-ibu PIKK. Ini adalah bukti bahwa semangat Kartini masa kini adalah semangat yang peduli pada masa depan bumi,” kata Eko.
Lingkungan kerja yang hijau, jelas Eko, mencerminkan semangat energi bersih yang tengah diusung. Selain itu, memohon dukungan masyarakat untuk memberikan izin kepada petugas,saat melakukan perabasan pohon yang mendekati jaringan.
“Hal ini sangat krusial demi menjaga keandalan listrik, terutama menyambut momen hari raya Paskah agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” kata Eko. (iir)







