Awal Pekan Ini IHSG Terkoreksi, Turun 1,37 Persen atau Melemah ke Level 7.039,41

by
Bursa Efek Indonesia: FOTO: Neraca.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Awal pekan ini dibuka dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi. Pada perdagangan sesi pertama Senin (16/3/2026), hingga pukul 12.00 WIB, IHSG turun 1,37% atau melemah ke level 7.039,41.

Jika diperhatikan, pelemahan indeks terjadi seiring tekanan yang juga melanda bursa regional Asia dibayangi meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah.

Lihatlah. Dari total 819 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 537 saham turun, 166 saham naik, dan 116 saham stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 18,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp8,2 triliun.

Penting dicatat, sejumlah saham mengalami kenaikan harga. Di antaranya, PT Emas Antam Indonesia Tbk (EMAS) yang naik Rp875 menjadi Rp8.575 per saham. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menguat Rp825 jadi Rp201.625 per saham serta PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang naik Rp560 menjadi Rp2.820 per saham.

Saham yang mengalami penurunan harga antara lain PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun Rp4.950 menjadi Rp61.975 per saham. Kemudian PT Propertindo Mulia Investama Tbk (MPRO) melemah Rp1.600 menjadi Rp9.400 per saham serta PT Golden Flower Tbk (POLU) yang turun Rp850 menjadi Rp13.900 per saham.

Sementara itu, untuk saham teraktif diperdagangkan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat frekuensi transaksi sebanyak 37.797 kali dengan nilai Rp445 miliar. Disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai 32.110 kali senilai Rp526 miliar serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebanyak 31.664 kali dengan nilai transaksi Rp385 miliar.

Dari sisi sektoral, tujuh indeks sektor menekan IHSG pada sesi Senin pagi ini. Penurunan terdalam, sektor barang baku yang turun 2,02%, diikuti sektor energi yang melemah 1,75% serta sektor industri yang turun 1,12%.

Pada indeks LQ45, saham dengan penurunan terdalam PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun 7,40% ke Rp61.975. Lalu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melemah 6,20% ke Rp1.285 serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 5,86% ke Rp4.660.

Untuk saham dengan penguatan terbesar di LQ45 dipimpin oleh PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang naik 7,81% ke Rp276 per saham. Lalu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang menguat 3,33% ke Rp3.720 serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang naik 2,36% ke Rp4.340 per saham. (Osc).