BERITABUANA.CO, BOAWAE – Gubernur NTT, Melki Laka Lena melakukan kunjungan ke SMK Swasta Katolik St. Isidorus Boawae di Kabupaten Nagekeo, dalam rangka perkuat program One School One Product (OSOP).
Kunjungan pada Selasa (27/1/2026) tersebut dilakukan juga dalam rangka menyongsong perayaan Dies Natalis ke-58, yang akan diperingati pada 4 Februari 2026.
Dalam arahannya, Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang sekolah yang sebelumnya dikenal sebagai SPMA (Sekolah Pertanian Menengah Atas) Boawae, yang telah melahirkan banyak alumni dan berkontribusi besar bagi pembangunan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan di NTT.
“Alumni SPMA Boawae yang sekarang menjadi SMK Swasta Katolik St. Isidorus Boawae tersebar di seluruh NTT. Dulu belum banyak sekolah dengan model seperti ini, sehingga semua datang ke sini untuk belajar menjadi tenaga ahli di bidang pertanian dan perkebunan,” kenang Melki Laka Lena.
Melki Laka Lena juga mengapresiasi kiprah sekolah yang telah berusia 58 tahun dan menegaskan bahwa lulusan SPMA Boawae memiliki kualitas dan karakter yang kuat.
“Lulusan SPMA Boawae itu kelasnya beda. Dari tempat inilah salah satu sektor ekonomi NTT, khususnya pertanian, peternakan, dan perkebunan, bisa berkembang menjadi lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Melkiades Laka Lena mendorong para siswa, agar tidak hanya bercita-cita menjadi aparatur sipil negara, tetapi berani menjadi wirausahawan di bidang pertanian dan peternakan.
“Jangan berpikir hanya menjadi PNS. Berpikirlah untuk menjadi pengusaha pertanian dan peternakan, yang sukses di masa depan,” tegasnya.
Terkait penguatan program OSOP, Melki Laka Lena menugaskan Bank NTT, untuk memberikan dukungan pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Saya menugaskan Kepala Bank NTT agar SMK Swasta Katolik St. Isidorus Boawae menjadi leading sector OSOP untuk SMA/SMK se-Kabupaten Nagekeo. Siapkan rencana bisnisnya dengan baik, nanti akan kita bantu melalui skema KUR,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMK Swasta Katolik St. Isidorus Boawae, Romo Mario Antonius Werang, memaparkan profil sekolah, capaian, serta progres pengembangan pendidikan dan kewirausahaan yang telah dan sedang dijalankan.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan bantuan bagi korban banjir bandang di Kecamatan Mauponggo sebesar Rp144 juta kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pj.Sekretaris Daerah Kabupaten Nagekeo, Imanuel Ndun. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana masyarakat Sumba Timur dan Sumba Barat Daya pada kegiatan Tour de EnTeTe beberapa waktu lalu. (*/iir)







