Lia Istifhama: Spirit Isra’ Mi’raj Fondasi Moral Generasi Muda di Tengah Tantangan Global

by
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama. (Foto: Dok)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama berpandangan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk memperkuat nilai spiritual, akhlak, dan kebangsaan, khususnya bagi generasi muda.

Terlebih, sambungnya, di tengah tantangan era digital dan dinamika global yang terus berkembang.

Menurut Ning Lia sapaan akrabnya, Isra’ Mi’raj bukan sekadar peristiwa keagamaan yang diperingati secara seremonial, melainkan sarat dengan pesan keteladanan tentang integritas, disiplin, dan tanggung jawab moral yang relevan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi, generasi muda dituntut tidak hanya unggul secara intelektual dan digital, tetapi juga memiliki keteguhan iman serta akhlak yang kuat,” kata Ning Lia dalam pernyataannya, di Jakarta, Jumat (16/1/2026).

“Nilai-nilai Isra’ Mi’raj menjadi fondasi penting dalam membangun karakter tersebut,” tambahnya.

Dalam perkembangan era digital saat ini, kata Ning Lia, dapat membawa berbagai peluang sekaligus tantangan, mulai dari derasnya arus informasi, penyebaran hoaks, hingga lunturnya etika dalam ruang publik.

Karena itu, generasi muda perlu dibekali pemahaman keagamaan yang moderat, kritis, dan berwawasan kebangsaan agar mampu menyaring informasi serta berperan aktif secara positif di ruang digital.

Ning Lia juga menekankan pentingnya peran strategis generasi muda dalam menjaga persatuan nasional dan memperkuat daya saing bangsa di tengah kompetisi global.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus diarahkan untuk memperkuat nilai kemanusiaan, toleransi, dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

“Spirit Isra’ Mi’raj mengajarkan keseimbangan antara kemajuan peradaban dan nilai spiritual. Generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan yang berakhlak, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tegas senator dari Dapil Jawa Timur ini.

Menutup pernyataannya, Ning Lia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai ruang refleksi dalam membangun Indonesia ke depan.

“Maju secara teknologi, namun tetap kokoh dalam nilai religius, budaya, dan persatuan nasional,” pungkasnya. (Jal)