BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Fraksi Partai Keadilan (F-PKS) DPR RI Aboe Bakar Alhabsyi menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dinilainya sangat peduli terhadap isu-isu kebangsaan. Hal ini disampaikannya usai menerima rombongan DPRD Kalsel yang datang menyerahkan enam tuntutan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel di ruang Rapat Fraksi PKS di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin kemarin (1/12/2025).
Rombongan yang dipimpin H Rosehan Noor Bahri dan H Agus Mulia Husin itu hadir sebagai tindak lanjut dari aksi mahasiswa di Rumah Banjar, Banjarmasin. Mereka datang untuk memastikan aspirasi mahasiswa tersampaikan langsung ke DPR RI.
“Kami bangga dan bahagia melihat masyarakat Kalsel sangat atensi dan melek terhadap persoalan politik. Ini kebanggaan kami sebagai wakil pian di pusat,” ujar Habib Aboe sapaan anggota Komisi III DPR RI itu.
Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dibawa melalui DPRD Kalsel telah diterima dengan baik. Menurutnya, enam tuntutan mahasiswa akan dijelaskan dan dilanjutkan pembahasannya oleh komisi terkait sesuai bidang masing-masing.
“Aspirasi yang dibawa sudah kami terima dan akan kami tindak lanjuti sesuai bidang komisi masing-masing. Jangan bosan memberi masukan kepada kami,” tegas anggota Fraksi Partai Keadilan Sejarah (F-PKS) DPR RI dari Dapil Kalimantan Selatan tersebut.
Sementara itu, H Rosehan Noor Bahri menyampaikan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk komitmen DPRD Kalsel dalam mengawal tuntutan mahasiswa yang mewakili suara rakyat. Ia menambahkan bahwa dialog dengan para anggota DPR RI berlangsung hangat dan produktif.
“Kami menyerahkan tuntutan hasil kesepakatan BEM se-Kalsel. Alhamdulillah diterima dengan baik dan didialogkan agar bisa dipahami, dipelajari, dan direalisasikan,” ujar Rosehan.
Hal senada disampaikan H Agus Mulia Husin yang memastikan aspirasi mahasiswa telah diteruskan sesuai prosedur dan akan dibahas di komisi DPR RI sesuai kewenangannya.
Dengan demikian, enam tuntutan mahasiswa Kalsel kini resmi masuk dalam agenda pembahasan DPR RI untuk ditindaklanjuti lebih lanjut. (Ery)







