BERITABUANA.CO, JAKARTA – Industri kecantikan terus berkembang dengan produk-produk yang semakin beragam. Dari perawatan kulit dan tubuh, hingga makeup, ada banyak pilihan yang disesuaikan dengan berbagai jenis kulit. Banyak merek yang kini juga mengutamakan bahan alami dan kemasan ramah lingkungan. Hal ini memberikan konsumen lebih banyak pilihan untuk merawat kulit dengan cara yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Jakpat mengadakan sejumlah survei untuk mengetahui perilaku dan kebiasaan masyarakat Indonesia dalam menggunakan berbagai produk kecantikan pada tahun 2024.
Laporan yang melibatkan total hampir 5.000 responden Jakpat ini membahas tiga kategori: makeup, perawatan wajah (skincare), dan perawatan tubuh (bodycare). Para responden terdiri dari Gen Z, Milenial, dan Gen X.
Tren kosmetik (makeup)
Pada tahun 2024, tinted sunblock menjadi produk riasan wajah yang paling populer digunakan dengan persentase 37%, disusul Cushion (36%), dan BB/CC cream (30%). Selain itu 28% responden membeli liquid foundation dan 14% membeli face primer. Riset ini melibatkan 1058 responden perempuan.
Terdapat berbagai pertimbangan dalam memilih makeup. Tiga hal terbanyak yang dinilai penting adalah produk yang cocok untuk kulit, hasil yang bagus di wajah, dan kandungan dalam produk makeup tersebut.
Terkait tempat pembelian makeup, 85% dari para responden mengandalkan e-commerce dan 55% membeli secara langsung di toko kosmetik lokal.
Tren Perawatan Kulit (skincare)
Vitamin C menjadi bahan perawatan kulit yang paling diminati, dengan sebagian dari responden mengklaim bahwa ada kandungan tersebut dalam produk yang mereka gunakan.
Kandungan lain yang juga dimiliki dalam produk skincare adalah niacinamide (47%) dan vitamin E (46%). Survei ini melibatkan 1700 responden perempuan dan laki-laki.
Tiga dari 4 responden menganggap klaim halal penting bagi produk skincare. Klaim lain yang juga diperhatikan adalah bebas alkohol (62%) dan lulus uji dermatologi (52%). Top 3 produk skincare di tahun 2024 adalah pembersih wajah/ face wash (72%), tabir surya/ tabir surya (64%), dan pembap/ pelembab (52%). Sebanyak 75% perempuan memakai tabir surya sementara hanya 42 % pria yang menggunakan produk tersebut.
Tren Perawatan Tubuh (bodycare)
Salah satu kategori bodycare yang ditawarkan Jakpat adalah sabun mandi. Tujuh dari 10 responden mengaku menggunakan sabun cair. Sejumlah alasan memilih sabun cair adalah aroma (64%), mudah digunakan (63%), dan lebih praktis (61%). Riset ini melibatkan 2.143 responden perempuan dan laki-laki.
Secara umum, 75% responden umumnya membeli sabun mandi di supermarket atau minimarket, disusul e-commerce Shopee (38%) dan toko kosmetik (21%). Lebih spesifik, 2 dari 5 Gen Z membeli sabun mandi di platform e-commerce Shopee.
Kepala Riset Jakpat, Aska Primardi, menilai produk kecantikan tetap diminati meskipun kondisi perekonomian Indonesia mulai menurun sejak pertengahan tahun lalu, di mana masyarakat mulai membatasi pengeluaran dan mempertimbangkan kembali barang-barang yang akan dibeli.
“Dari data ini terlihat bahwa faktor harga ataupun promosi bukan menjadi faktor paling penting dalam pemilihan dan pembelian produk kecantikan. Konsumen lebih fokus pada manfaat dan kandungan di dalamnya. Selain itu kita juga mengenal fenomena lipstik effect, di mana konsumen dalam kondisi perekonomian yang sulit tetap membeli produk, salah satunya produk kecantikan, yang dinilai bisa memberikan nilai ‘mewah’, rasa puas, ataupun kebahagiaan instan,” papar Aska, dalam keterangannya, Selasa (27/5/2025). (Kds)







