BERITABUANA.CO, JAKARTA – Direktur Eksekutif Open Parliament Institute Yadi Surya Diputra mengatakan, Pasal tertutup dan terbuka di dalam undang-undang merujuk kepada Pasal 1 ayat 2 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, tentang kedaulatan rakyat. Sementara Pssal tentang kepesertaan Pemilu yang menjadi batu uji gugatan sistem proporsional pemilu adalah Pasal 22.
“Pasal 22 yang dijadikan batu uji itu tidak ada hubungan dengan tertutup terbuka, sehingga sangat tidak mungkin keputusannya menjadi putusan tertutup,” kata Yadi dalam sebuah diskusi daring, Rabu (14/6/2023), terkait keputusan yang bakal disampaikan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sistem pemilu, besok
Ia menilai, putusan pemilu tertutup akan membawa implikasi pada penundaan Pemilu 2024. Dampaknya ada 24 pasal dalam UU Pemilu yang membutuhkan sikap legislasi untuk direvisi yang harus dilakukan oleh presiden dan DPR RI harus membuat undang-undang baru.
“Timeline Pemilu itu sampai 14 Februari, kalau kita bahas revisi undang-undang Pemilu menjadi tertutup, tentu tidak akan cukup waktu, kecua jika Mahkamah Konstitusi menginginkan Pemilu 2024 tertunda. Saya kira putusan tertutup patut dicurigai untuk menunda Pemilu,” pungkasnya.
Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menjadwalkan untuk menyampaikan putusan mengenai sistem proporsional pemilu pada Kamis besok (15/6/2023). Putusan ini paling ditunggu oleh berbagai pihak, apakah pelaksanaan Pemilu 2024 tetap sistem pemilu terbuka, diubah menjadi tertutup atau ada alternatif lain.
Sebab, publik baru-baru ini dihebohkan oleh rumor bocornya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai sistem proporsional pemilu yang disampaikan Pakar Hukum Tata Negara yang juga mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 28 Mei 2023 lalu.
Dalam bocoran tersebut, dikabarkan sebagian besar hakim MK akan memutus sistem proporsional tertutup. Enam hakim MK sepakat sistem proporsional tertutup, sedangkan 3 hakim konstitusi menyatakan menolak dan memberikan dissenting opinion dengan tetap mendukung sistem proporsional terbuka. (Asim)







