Menhaj Berikan Apresiasi Atas Dedikasi Petugas Haji Daker Makkah dalam Melayani Jemaah

by
Menhaj RI saat menyambut Kepulangan Petugas PPIH Arab Saudi Daker Makkah di Bandara Soekarno Hatta. Foto: Humas Kemenhaj

BERITABUANA.CO, TANGERANG- Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, KH. Mochamad Irfan Yusuf kembali menyambut kepulangan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Makkah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (24/6/2026).

Sebanyak 358 petugas yang tergabung dalam gelombang kedua kepulangan PPIH Daker Makkah tiba di Tanah Air setelah menuntaskan tugas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia selama operasional haji di Arab Saudi.

Dalam kesempatan itu, Menhaj didampingi Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo, Direktur Jenderal Pelayanan Haji Ian Heriyawan, Kepala Biro Keuangan dan Umum Slamet Sodali, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Moh. Hasan Afandi, Direktur Bina Petugas Haji Reguler Chandra Sulistyo Reksoprojo, dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Haji Abdul Haris.

Menhaj mengapresiasi kinerja para petugas selama operasional haji 1447 H/2026 M. “Kami dari Kemenhaj hadir untuk menyambut sekaligus menyampaikan terima kasih karena para petugas telah melaksanakan tugas dengan baik dalam rangka melayani para tamu Allah,” ucapnya.

Menhaj menambahkan bahwa kedatangan 358 petugas pada kloter kedua ini menjadi momen penting untuk memberikan penghormatan atas dedikasi mereka selama bertugas di Tanah Suci.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran jajaran Kementerian Haji dan Umrah dalam penyambutan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas kerja keras para petugas dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.

Menyapa Keluarga Petugas

Di sela penyambutan, Menhaj turut menyapa keluarga petugas yang telah hadir di bandara untuk menjemput. Dalam kesempatan tersebut, Menhaj menyampaikan apresiasi kepada keluarga yang telah mengikhlaskan anggota keluarganya untuk bertugas selama kurang lebih dua bulan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Menhaj menilai bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak terlepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh petugas di berbagai lini layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga pelindungan jemaah.

Ia berharap semangat pengabdian yang telah ditunjukkan para petugas pada musim haji tahun ini dapat menular dan menjadi inspirasi bagi petugas haji pada penyelenggaraan di tahun-tahun mendatang.

Kepulangan petugas PPIH Arab Saudi Daker Makkah dilakukan secara bertahap seiring berakhirnya operasional pelayanan jemaah haji Indonesia di Kota Makkah. Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Madinah masih terus berlangsung sesuai jadwal penerbangan yang telah ditetapkan.

Diketahui, sebanyak 358 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (24/6/2026), pukul 11.00 WIB.

Mereka kembali setelah menyelesaikan tugas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia selama sekitar dua bulan di Arab Saudi. Kepulangan tersebut menjadi bagian dari pemulangan petugas PPIH secara bertahap, seiring operasional haji 1447 H/2026 M yang kini berfokus pada pelayanan jemaah di Madinah dan proses kepulangan ke Indonesia.

Selama bertugas, para petugas terlibat dalam berbagai layanan, mulai dari pendampingan ibadah hingga pelayanan bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Berikan Layanan Terbaik

Petugas Tugas dan Fungsi (Tusi) Layanan Lansia dan Disabilitas Daker Makkah, Rohmah Romadhonia, mengatakan pengalaman melayani jemaah meninggalkan kesan mendalam. Kepulangannya ke Indonesia diwarnai rasa haru dan syukur setelah menyelesaikan amanah pelayanan kepada tamu-tamu Allah.

Menurut Rohmah, para petugas berupaya memberikan pelayanan dengan pendekatan yang humanis, khususnya kepada jemaah lanjut usia. Mereka memosisikan jemaah sebagaimana orang tua sendiri yang perlu dilayani dengan kesabaran, perhatian, dan kepedulian.

Pengalaman paling membekas, kata Rohmah, adalah ketika sejumlah jemaah yang sempat dilayaninya wafat setelah menjalani rangkaian ibadah haji. Pengalaman tersebut semakin menguatkan kesadaran petugas untuk memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kesempatan.

Rohmah juga mengapresiasi sikap kooperatif jemaah Indonesia selama pelaksanaan ibadah haji. Menurutnya, kepatuhan jemaah terhadap arahan petugas turut mendukung kelancaran dan keselamatan bersama.

“Semua yang diarahkan kepada jemaah pada dasarnya untuk kebaikan mereka sendiri. Kami tidak dalam posisi mengatur, tetapi memastikan pelayanan terbaik,” katanya. (Fadloli/Humas Kemenhaj)