Wawali Hermanus Man Minta Orang Muda Katolik Hargai Perbedaan

by
Wawali Kupang, Hermanus Man saat memberi arahan pada kegiatan peningkatan kapasitas iman OMK. (Foto: iir)

BERITABUANA.CO, KUPANG – Wakil Walikota (Wawali) Kupang, Hermanus Man minta agar Orang Muda Katolik (OMK), mampu menghargai perbedaan di Kota Kupang yang beragam. Permintaan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Iman OMK tingkat Kota Kupang di Aula Kopdit Solidaritas, Selasa (27/3/2022).

Diingatkan Hermanus Man, ada tiga hal yang bisa dibawa pulang para peserta kegiatan tersebut. Yang pertama tentunya pengetahuan tentang menjadi orang Katolik yang tahu menghargai perbedaan, serta menjadi warga negara yang baik.

“Hal kedua adalah keterampilan, dalam menyiapkan diri menyambut masa depan, yang makin banyak tantangan. Salah satunya adalah keterampilan memanfaatkan kemajuan teknologi seperti media sosial untuk pemberdayaan ekonomi,” tegas Hermanus Man.

Yang terakhir, tambah Hermanus Man, peserta akan memperoleh sikap moral yang baik, untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemkot Kupang berupaya membina generasi muda, melalui jalur agama masing-masing. Sehingga kegiatan ini juga diyakini bisa membawa manfaat yang banyak di masa-masa mendatang,” tandas Hermanus Man.

Menurut Hermanus Man, banyak nilai yang perlu dipelajari dan didalami kaum muda, untuk kehidupan bermasyarakat dan bergereja.

“Pemkot punya harapan besar, agar proses ini akan melahirkan pemuda yang punya kapasitas iman yang tinggi, tidak hanya untuk dirinya tapi juga orang lain,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kupang, Djoni D. Bire, selaku panitia kegiatan menyampaikan, kegiatan peningkatan kapasitas iman OMK ini, bertujuan untuk meningkatkan rasa solidaritas di antara sesama OMK, menguatkan kualitas iman kaum muda untuk menjadi saksi Kristus di mana saja berada, serta menjadi pemuda yang memiliki dampak bagi lingkungan sekitar.

“Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari dengan 100 orang peserta, yang berasal dari Paroki-Paroki dalam wilayah Kota Kupang, yang terwadah dalam Komcab Pemuda-pemudi Katolik,” ujar Djoni Bire. (iir)