BERITABUANA.CO, KUPANG – Atas kepeduliannya terhadap korban terdampak Siklon Tropis Seroja dan longsor, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Region NTT dan Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) menyalurkan bantuan.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi korban, untuk itu kami mengirimkan bantuan untuk sedikit meringankan beban mereka,” jelas Hengki Liyanto mewakili PSMTI dan FGBMFI saat akan mengirimkan paket bantuan ke Sabu Raijua menggunakan KRI Ahmad Yani, Kamis (15/4/2021).
Hengki Liyanto memberikan apresiasi kepada Komandan Lantamal VII Kupang dan Komandan KRI Ahmad Yani yang sudah mau memuat paket bantuannya.
Diakui Hengki Liyanto, pihaknya telah menyalurkan bantuan ke-12 kabupaten/kota di Provinsi NTT yang terdampak Badai Siklon Tropis Seroja yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Rencananya besok, Sabtu (16/4/2021) kami akan serah terima dengan Posko bencana di Kabupaten Malaka, yang kondisinya sangat memprihatikan, banjir hampir di semua desa,” tegas Hengki Liyanto.
Sedangkan bantuan di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, tambah Hengki Liyanto, sudah berjalan dengan baik melalui kerjasama dengan PMI yang ada.
Untuk bantuan ke Sabu Raijua, jelas Hengki Liyanto, selain seng dan paku seng, juga sembako berupa beras, minyak goreng dan mi instan.
“Karena Kabupaten Malaka diterjang banjir bandang, kita kirim bantuan kelambu, selimut dan telur untuk meringankan beban mereka,” tambahnya.
Kalau di Kabupaten Sumba Timur, lanjut Hengki Liyanto, pihaknya segera akan berikan seng sebanyak 500 lembar, melalui Pengurus PSMTI disana.
“Kami sudah transfer uangnya, nanti Cabang PSMTI di Waingapu Sumba Timur, yang akan urus di sana,” pungkas Hengki Liyanto. (iir)







