BERITABUANA.CO, JEDDAH– PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mengirim 600-an kursi roda untuk jemaah haji 2026 menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).
Pengiriman tersebut dilakukan secara bertahap, di mana pada tahap pertama sebanyak 300 kursi dan tahap kedua juga 304 kursi roda. Semuanya sudah dikirim dan ditujukan untuk jemaah lanjut usia (lansia) dan disabilitas.
“Telah datang kursi roda tahap dua berjumlah 304 unit, sumbangan dari Bank Syariah Indonesia, landing bersamaan dengan jemaah JKB kloter 16,” kata Kepala Sektor (Kasektor) 1 Daerah Kerja (Daker) Bandara, Miftahul Huda kepada Tim Media Center Haji (MCH) di bandara Jeddah, Rabu (13/5/2026) malam WAS.
Ia berharap, dengan kedatangan bantuan kursi roda tahap dua dari BSI ini, dapat membantu jemaah lansia maupun disabilitas, khususnya saat puncak haji, yakni di Arafah, Mina, dan Muzdalifah (Armuzna).
Selain untuk Armuzna, lanjut Miftah, kursi roda bantuan dari BSI tersebut juga akan digunakan untuk membantu jemaah lansia-disabilitas saat pemulangan ke tanah air melalui bandara Jeddah maupun Madinah.
Sebelumnya, pada tahap pertama, BSI telah memberikan sumbangan kursi roda untuk jemaah haji Indonesia lewat PPIH Arab Saudi sebanyak 300 kursi roda.
“Hari ini, kami (PPIH Arab Saudi, red) menerima bantuan kursi roda dari BSI sebanyak 300 buah melalui penerbangan kloter JKB 14. Kursi roda ini akan kami distribusikan ke Daker Makkah untuk menyambut pelaksanaan Armuzna (puncak haji),” ucap Kadaker Bandara, Abdul Basir di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Selasa (12/5).
Menurut Basir, kursi roda ini akan diploting ke sektor-sektor, selanjutnya disampaikan ke hotel-hotel untuk jemaah haji Indonesia. Selain untuk Daker Makkah, nanti juga akan disampaikan ke Daker Madinah.
“Bantuan ini untuk menunjang pelaksanaan ibadah haji kita. Ini juga bagian dari dukungan pihak ketiga untuk menyukseskan haji ramah lansia, disabilitas dan perempuan. Semoga bermanfaat, membantu memudahkan dan memperlancar pelaksanaan haji tahun ini, terimakasih BSI,” ungkapya. (Fadloli/ MCH 2026)






