KAMI: Tak Mungkin KAMI Terlibat Demo Ricuh di Medan, KAMI Konstitusional

by
Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani

BERITABUANA.CO, JAKARTA – KAMI menyatakan bahwa sangat tidak mungkin pihaknya terlibat dalam demu monalak UU Ciptaker yang berujung rusuh di Kota Medan. Gerakan KAMI adalah gerakan moral, konstitusional.

“Jadi sangat tidak mungkin ada keterlibatan KAMI. Dan itu sudah ada dalam platform-platform kita. Boleh ikut, tapi masih dalam koridor konstitusi dan koridor hukum,” kata Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Ahmad Yani memastikan bahwa pihak yang melakukan perusakan bukan bagian dari KAMI. Ia pun menduga ada yang mengatasnamakan KAMI saat melakukan aksi-aksi anarkis.

Dia mengakui ada anggota KAMI di Medan yang ditangkap polisi dalam aksi demo. Namun, pihaknya belum mendapat informasi soal alasan penangkapan anggotanya tersebut.

“Saya memang sudah dapat informasi, ada kawan-kawan KAMI yang ditahan. Tapi kita belum tahu duduk persoalannya. Memang mereka hadir di dalam aksi demo kemarin itu,” ungkap Ahmad Yani.

Intinya, kata Ahmad Yani, pihaknya belum paham semua alasan penahanan itu. “Kalau dikatakan KAMI itu yang menggerakkan, saya yakin itu tidak pas, karena KAMI memberikan dukungan, supportif terhadap gerakan yang dilakukan mahasiswa, buruh, dan elemen masyarakat lainnya,” imbuhnya

Ahmad Yani menduga anggotanya di Medan yang ditangkap ikut menyampaikan orasi saat aksi tersebut. KAMI pun menyiapkan pendampingan hukum bagi anggotanya yang diciduk polisi.

“Kita siap, jejaring KAMI itu siap untuk memberikan advokasi dan bantuan hukum. Cuma kita tidak tahu apa persisnya, kalau dia hanya dalam konteks dia menyampaikan aspirasi dan pendapat, saya kira itu masih dijamin oleh UUD,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin mengungkap ada dugaan keterlibatan KAMI dalam demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja yang berujung ricuh di Medan. Dia juga menyebut ada tokoh KAMI yang diamankan.

“Ada keterlibatan KAMI, Kesatuan Aliansi Membela Indonesia dan semua ada dua grup, KAMI Medan sama KAMI Medan News,” kata Martuani, Senin (12/10/2020)

Martuani juga menjelaskan soal KAMI yang dimaksud dalam materi paparannya yang ditampilkan di hadapan peserta rapat. Dalam materi tersebut, tertulis KAMI yang dimaksud adalah Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, koalisi yang dideklarasikan oleh Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin.

“Mengamankan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) An Hairi Amri yang diketahui penyuplai logistik,” tulis Martuani dalam poin ketujuh materi paparannya. (Dona)

Leave a Reply

Your email address will not be published.