Dony Oskaria Kawal Restrukturisasi WIKA, Tak Mau Ada Akal-akalan

by

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, meminta PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyusun strategi restrukturisasi berdasarkan kondisi keuangan dan kebutuhan riil perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Dony dalam pertemuan bersama jajaran direksi WIKA untuk membahas strategi restrukturisasi, termasuk penataan laporan keuangan agar mencerminkan kondisi perseroan secara akurat.

Dony mengatakan proses restrukturisasi perlu diawali dengan pemetaan kondisi perusahaan secara realistis, termasuk kebutuhan pendanaan, kewajiban yang harus diselesaikan, serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban tersebut.

“Kita yang realistis aja, gak mau yang akal-akalan. Yang gak ada nanti caranya beda lagi,” ujar Dony, dikutip dari akun Instagram resmi BP BUMN, Kamis (20/8/2026). (21/8).

Menurutnya, data keuangan yang sesuai dengan kondisi sebenarnya diperlukan untuk menentukan langkah restrukturisasi yang dapat dijalankan.

“Kita pingin tahu dulu realnya berapa yang harus diperbaiki. Kita mau tahu sebenarnya yang dibutuhkan, mampunya yang real (kondisi keuangan) yang immediately bisa kita collect,” imbuhnya.

Penataan laporan keuangan menjadi salah satu bagian dalam proses restrukturisasi WIKA. Data yang akurat diperlukan untuk memetakan kebutuhan perusahaan sekaligus menentukan langkah pembenahan berdasarkan kondisi aktual.

Selain penataan laporan keuangan, restrukturisasi WIKA juga mencakup optimalisasi aset yang dapat didivestasi. Aset tersebut akan diarahkan untuk membantu mengurangi kewajiban utang dan memperbaiki struktur keuangan perusahaan.

Proses restrukturisasi WIKA diarahkan untuk memperbaiki kondisi keuangan, mengurangi beban kewajiban, serta mendukung keberlanjutan kegiatan usaha perseroan. (OSC/GIL).