BOGOR, BERITABUANA.CO – Upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah meresmikan Peluncuran Program Perumahan Merah Putih Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Bogor, Sabtu (18/7/2026), sebagai bagian dari sinergi pemerintah, ulama, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung penyediaan rumah yang terjangkau bagi masyarakat.
Program yang diinisiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) MUI tersebut diharapkan menjadi model kolaborasi untuk mempercepat penyediaan perumahan sekaligus memperluas jangkauan program pemerintah di sektor perumahan.
Dalam sambutannya, Fahri Hamzah mengatakan persoalan perumahan merupakan isu yang sangat mendasar bagi kehidupan masyarakat. Namun, menurut dia, kebijakan di sektor tersebut selama ini masih berjalan secara terpisah sehingga belum dibahas secara utuh dan komprehensif.
Fahri menilai pembangunan perumahan perlu dipandang dari perspektif yang lebih luas. Ia menyebut terdapat keselarasan antara nilai-nilai Pancasila dengan Maqasidus Syariah yang sama-sama menempatkan perlindungan terhadap agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta sebagai fondasi kehidupan masyarakat.
“Rumah memiliki posisi yang sangat sentral dalam mewujudkan nilai-nilai tersebut. Di dalam rumah manusia menjaga kehidupan, membangun keluarga, mendidik generasi penerus, melindungi harta, sekaligus membentuk karakter,” kata Fahri.
Menurut dia, karena memiliki peran strategis tersebut, pembangunan perumahan tidak dapat dipandang hanya sebagai pembangunan fisik. Lebih dari itu, penyediaan rumah merupakan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan peradaban bangsa.
Fahri berharap Program Perumahan Merah Putih MUI dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam mempercepat penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia. (Ery)







