Demi Entaskan Kemiskinan di Indonesia, Prabowo Keluarkan Opsi Kurangi Anggaran Pertahanan dan Polri

by
Pertahanan dan Keamanan TNI/Polri. (Ilustrasi/Foto: IG)

BERITABUANA.CO, MALANG – Demi untuk melakukan keinginan mulia mengentaskan kemiskinan di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto berani membuka opsi mengurangi anggaran pertahanan dan kepolisian apabila diperlukan.

Prabowo pun tak lupa mengingatkan, efisiensi anggaran akan terus dilakukan pemerintah. Penghematan belanja negara itu nantinya dapat diarahkan untuk menghapus kemiskinan dan kelaparan, termasuk kemiskinan ekstrem.

“Kita hilangkan kemiskinan dan kelaparan, apalagi kemiskinan ekstrem. Insyaallah, saudara-saudara, kita akan hemat anggaran. Kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan,” ujar Prabowo dalam acara panen raya serentak di seluruh Indonesia di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Prabowo lantas menanyakan langsung kepada jajaran TNI dan Polri yang hadir apakah bersedia apabila anggaran institusinya dikurangi. “Rela TNI? Rela polisi? Rela ya? Ikhlas? Kok ikhlas…” ujarnya.

Prabowo juga menyinggung proyeksi sejumlah lembaga internasional yang memperkirakan Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada beberapa dekade mendatang.

Ia menyebut berbagai proyeksi memperkirakan Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada sekitar 2045 hingga 2050, berada di bawah China, Amerika Serikat (AS), dan India.

Menurut Prabowo, posisi tersebut akan menempatkan Indonesia di atas sejumlah negara maju seperti Jepang, Inggris, Prancis, dan Brasil. Karena itu, ia menilai pemerintah harus mulai menyiapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak sekarang.

“Anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, nanti umur 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana menjadi negara keempat terbesar di dunia,” ujar Prabowo. (Mal)