Kloter 14 Jadi Penutup, Wamenhaj Nyatakan Operasional Haji Aceh Tuntas

by
Wamenhaj RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyambut langsung kepulangan jemaah haji Kloter 14 Debarkasi Aceh (BTJ) di Asrama Haji Aceh, Banda Aceh. Foto: Humas Kemenhaj RI

BERITABUANA.CO, BANDA ACEH- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyambut langsung kepulangan jemaah haji Kloter 14 Debarkasi Aceh (BTJ) di Asrama Haji Aceh, Banda Aceh, Selasa (30/6/2026).

Kedatangan kloter terakhir ini sekaligus menandai tuntasnya seluruh operasional penyelenggaraan ibadah haji Debarkasi Aceh musim haji 2026.

Wamenhaj mengatakan, Debarkasi Aceh secara resmi telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelayanan haji, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan lebih dari 5.000 jemaah asal Aceh.

“Dengan membacakan Alhamdulillahirabbil’alamin, Embarkasi Aceh telah tuntas menunaikan tanggung jawab untuk menjaga, melepas, dan menerima jemaah haji Aceh sebanyak 5.000 orang lebih,” katanya.

Ia mengapresiasi kinerja seluruh petugas haji di Aceh yang dinilai mampu memberikan pelayanan semakin baik kepada para tamu Allah.

“Di Aceh bagus ya. Aceh itu selain istimewa, jemaah hajinya juga istimewa. Karena ini Serambi Mekkah. Pelayanan teman-teman di asrama, di Kakanwil, juga jauh lebih baik. Banyak perubahan-perubahan mendasar juga ikut dilakukan di Aceh,” ujarnya.

Menurut Wamenhaj, peningkatan pelayanan tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.

Pada kesempatan itu, Ia juga menyampaikan duka cita atas wafatnya 19 jemaah haji Aceh, baik di Tanah Suci maupun setelah kembali ke Tanah Air.

“Dan tentu kami turut berdukacita terhadap jemaah haji yang wafat, baik di Tanah Suci maupun yang di Tanah Air, yang jumlahnya ada sekitar 19 orang. Mudah-mudahan beliau-beliau semuanya, almarhum dan almarhumah, husnulkhatimah,” tuturnya.

Dengan tibanya Kloter 14 sebagai kelompok terbang terakhir, seluruh proses operasional haji Debarkasi Aceh (BTJ) tahun 2026 resmi berakhir setelah seluruh jemaah berhasil diberangkatkan dan dipulangkan melalui Embarkasi Aceh.

Kemabruran Jadi Oleh-oleh Terbaik

Kemabruran haji merupakan oleh-oleh paling berharga yang seharusnya dibawa pulang setiap jemaah dari Tanah Suci. Pesan itu disampaikan Wamenhaj saat menyambut kepulangan jemaah haji Kloter 14 Debarkasi Aceh, kelompok terbang terakhir musim haji 1447 H/2026 M, di Asrama Haji Aceh

Pesawat yang mengangkut para jemaah mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, sekitar pukul 03.50 WIB. Selanjutnya, seluruh jemaah menjalani proses debarkasi di Asrama Haji Aceh.

Kloter 14 terdiri atas jemaah asal Kabupaten Bener Meriah, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kota Langsa.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenhaj menyapa dan berdialog langsung dengan para jemaah. Ia menanyakan pengalaman mereka selama menjalankan ibadah haji, mulai dari proses keberangkatan, pelayanan di Madinah dan Makkah, hingga kepulangan ke Tanah Air.

Di hadapan para jemaah, Wamenhaj juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan layanan haji.

“Mungkin pelayanan kami di Tanah Suci, baik di Madinah maupun di Makkah, ada kurang-kurangnya, baik pelayanan maupun sikap petugas, kami mohon maaf,” tutup Wamenhaj. (Fadloli/Kemenhaj RI)