Rupiah Anjlok ke Rp17.508 per Dolar AS, Puan: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk

by
Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua saat memberi keterangan kepada wartawan seusai rapat paripurna DPR RI masa persidangan V di kompleks parlemen Senayan Jakarta. (Foto: Asim)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah yang anjlok hingga menyentuh level Rp17.508 per dolar AS.

Ia meminta pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) segera melakukan langkah antisipasi agar tekanan ekonomi global tidak membuat Indonesia terpuruk.

Menurut Puan, kondisi pelemahan rupiah harus menjadi perhatian serius karena berkaitan erat dengan dinamika ekonomi global yang turut memengaruhi kondisi nasional.

Dia menegaskan DPR juga akan menyoroti persoalan tersebut dalam pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk APBN 2027.

“Ya, tentu saja kita akan, kita akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut. Dan pada sidang ke depan ini, DPR juga akan masuk dalam pembahasan KEM-PPKF, yaitu APBN 2027,” kata Puan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Puan mengatakan, antisipasi terhadap gejolak ekonomi global penting dilakukan sejak dini agar dampaknya terhadap fiskal dan ekonomi nasional dapat ditekan.

“Karena itu, itu juga termasuk dalam mengantisipasi APBN dan fiskal yang akan datang. Bagaimana dengan situasi global? Ini kan juga bukan hanya Indonesia, ini terkait dengan situasi global,” ucapnya.

Lebih lanjut, Puan pun meminta pemerintah dan BI menyiapkan langkah strategis guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global yang terjadi saat ini.

“Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah termasuk dengan BI, situasi ini jangan sampai pengaruhnya itu nantinya akan membuat Indonesia jadi terpuruk. Jadi, harus diantisipasi sejak awal bukan hanya tahun ini tapi juga sampai tahun 2027,” tandasnya.

Untuk diketahui, tukar rupiah pada perdagangan Selasa (12/5/2026) pagi, anjlok hingga menembus level Rp15.500 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp 17.479 per dolar AS, atau melemah 0,37 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.414 per dolar AS.

Tekanan rupiah kembali berlanjut, sekitar pukul 09.45 WIB, rupiah sentuh level Rp 17.506 atau melemah 0,53%, dan pukul 09.50 WIB melanjutkan pelemahan ke posisi Rp17.508 per dolar AS. (Asim)