Memasuki Usia 27 Tahun Pemkot Depok Terus Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

by
Wali Kota Depok Supian Suri (foto: siap Viva)

BERITABUANA.CO, DEPOK – Wali Kota Supian Suri bersama Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah, menjadikan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok sebagai momentum penguat semangat untuk mewujudkan Depok yang maju, Jawa Barat istimewa dan Indonesia Emas 2045.

“Selamat ulang tahun, untuk seluruh masyarakat Kota Depok. Semoga semangat kebersamaan kita bisa mewujudkan Depok maju dan kontribusi nyata, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Supian Suri usai upacara HUT ke-27 Depok, di Lapangan DOS, Balai Kota Depok, Senin (27/4/2026).

Ia mengutarakan, pada usia ke-27 tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur.

“Sejumlah dukungan juga datang dari pihak swasta dan organisasi sosial, yang ikut mempercepat pembangunan di berbagai sektor,” tandas Supian.

Salah satu yang disorot adalah, bantuan pembangunan 500 rumah tidak layak huni (RTLH) dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

Menurutnya, kontribusi ini menjadi bukti kuat kolaborasi antara pemerintah dan pihak non-pemerintah, dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Pada sektor infrastruktur, kupasnya, Pemkot Depok menargetkan penuntasan sejumlah titik kemacetan di wilayah Sawangan yang selama ini kerap disebut warga sebagai “Sawangan kubro”.

Tahun ini, jelasnya, pemerintah akan membangun Jalan Enggram dan Jalan Pemuda untuk memperlancar arus kendaraan yang masih menjadi momok bagi warga.

Supian mengatakan, Pemkot juga menyiapkan pembebasan lahan di kawasan pertigaan Parung Bingung guna pelebaran jalan.

“Kita berharap ini bisa menjadi ikhtiar, agar Sawangan tidak lagi dikenal sebagai ‘kubro’, tapi menjadi lebih tertata dan lancar,” imbunya.

Dalam bidang pendidikan, paparnya, Pemkot Depok terus mendorong pemerataan akses belajar melalui dukungan terhadap sekolah swasta dan program rintisan sekolah swasta gratis (RSSG).

“Program ini diharapkan membuka kesempatan pendidikan, tanpa memandang latar belakang ekonomi,” lontarnya.

Sementara di sektor kesehatan, Supian menyampaikan apresiasi kepada rumah sakit swasta, klinik, serta tenaga kesehatan yang telah berkontribusi melayani warga.

Saat ini, Depok juga memiliki fasilitas kesehatan seperti RS ASA, RS KiSA, serta 39 puskesmas yang aktif melayani masyarakat.

Pemkot Depok, juga menaruh perhatian pada isu ketenagakerjaan. Pemerintah terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membuka peluang kerja, khususnya bagi generasi muda Depok agar tidak kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Harapan kita, anak-anak Depok ke depan punya akses lapangan kerja yang lebih luas. Ini menjadi bagian penting dari pembangunan kota,” pungkasnya. (Rki)