Gara-gara Israel Serang Lebanon, Perpanjangan Gencatat Senjata AS dan Iran Terancam Batal

by
Gencatan senjata (Ilustrasi/Foto: Instagram)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Gencatat senjata selama 2 pekan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran terancam batal. Iran menganggap AS telah melanggar, karena Israel menyerang Lebanon yang menyebabkan 182 orang tewas dan 900 lainya luka-luka.

Sementara seorang pejabat senior AS mengatakan proposal gencatan senjata yang berisi 10 poin dari Iran bukanlah serangkaian syarat yang sama dan telah disetujui AS untuk menghentikan perang.

“Jika Iran ingin membiarkan negosiasi ini gagal karena Lebanon, yang tidak ada hubungannya dengan mereka, dan yang tidak pernah sekali pun disebut AS sebagai bagian dari gencatan senjata, itu pada akhirnya adalah pilihan mereka,” tambah Wakil Presiden AS JD Vance.

Sedang Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengecam pelanggaran kesepakatan gencatan senjata yang diduga dilakukan AS.

Dalam unggahannya di X, ia mengatakan bahwa asar yang bisa dijadikan pijakan untuk bernegosiasi sudah dilanggar, sehingga pembicaraan lanjutan menjadi tidak masuk akal.

Ghalibaf menuding ada tiga pelanggaran oleh AS yakni pelanggaran gencatan senjata di Lebanon, pelanggaran wilayah udara Iran oleh drone, serta pelanggaran terhadap hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium.

Korps Garda Revolusi Islam Iran memperingatkan, mereka akan memenuhi kewajiban dan memberikan tanggapan jika Israel tidak menghentikan serangannya. Kelompok militan Hizbullah menegaskan mereka memiliki “hak” untuk menanggapi serangan Israel. (Kds)