BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, oleh orang tidak dikenal (OTK), dipastikan akan diusut tuntas.
Kepastian itu diungkapkan langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri kepada wartawan di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu (14/3/2026).
Saat ini, kata Asep, pihaknya masih bekerja keras memburu pelaku. “Masih dilakukan pendalaman. Anggota saya masih bekerja, bekerja keras,” ujar Asep Edi Suheri.
Meski belum banyak memberikan penjelasan terkait kasus tersebut, Irjen Asep menegaskan pendalaman masih terus dilakukan. Dia meminta doa agar identitas pelaku penyiraman cepat terungkap.
“Doakan saja bisa terungkap dengan cepat ya,” ujarnya.
Sebagai informasi, peristiwa penyiraman air keras ini diduga terjadi pada Kamis (12/3/2026), sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat awalnya pelaku diduga dua orang pria yang berboncengan motor melintas di lokasi. Keduanya memutar balik motornya hingga berpapasan dengan korban.
Korban, yang saat itu mengendarai motor, disiram air keras oleh pelaku. Seketika korban merasa kepanasan dan menjatuhkan motornya di pinggir jalan hingga berteriak histeris.
“Aah… aah… aah…. panas… panas… panas. Air keras… air keras. Ya Allah, tolong, air keras… air keras… air keras,” teriak korban, dilihat dalam CCTV yang beredar luas di medsos pada Jumat (13/3/2026).
Korban seketika membuka pakaiannya. Terlihat baju korban koyak dan badannya melepuh akibat siraman air keras.
Teriakan korban seketika mengundang perhatian warga. Warga berdatangan mendatangi korban. Mereka pun langsung serempak menolong korban hingga akhirnya di bawa ke RS. (Kds)






